Tempat Potong Hewan di Abu Dhabi Buka Jam Fleksibel Selama Ramadhan

0

Guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, rumah pemotongan hewan di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), akan buka dengan jam yang fleksibel.

Seperti dilansir Emirates247, Rabu (16/5), semua rumah pemotongan hewan di Abu Dhabi akan beroperasi mulai pukul 6 pagi hingga 6 sore setiap harinya selama Ramadhan.

Selain itu, Kotamadya juga mengumumkan jika rumah pemotongan hewan umum Abu Dhabi dan rumah pemotongan hewan di Bani Yas dan Al Shahama akan beroperasi selama jam-jam malam dari pukul 10 malam hingga pukul 01.30 dinihari.

Mengingat meningkatnya permintaan akan layanan pemotongan hewan, Kotamadya juga akan mengerahkan penjagal dan dokter hewan tambahan di rumah jagal di seluruh Emirat Abu Dhabi.

Dalam upaya menyediakan produk yang sesuai dengan level tertinggi dari spesifikasi makanan dan kesehatan, pemerintah setempat menerapkan langkah-langkah pencegahan yang baru.

Hal itu termasuk penyediaan peralatan untuk memvaksinasi domba dari parasit eksternal sebelum memasuki pasar ternak. Vaksin ini diberikan guna memastikan pemberantasan parasit dan mencegah penularan antara hewan dan manusia.

Adapun prosedur keselamatan kesehatan masyarakat saat memproses ternak bagi konsumen, pemerintah kotamadya mengatakan bahwa rumah jagal mereka mengikuti langkah-langkah ketat dengan pemeriksaan ketat dan hati-hati pada semua hewan yang diterima. Termasuk, pemeriksaan hewan sebelum dan sesudah proses penyembelihan.

Rumah pemotongan hewan di Abu Dhabi telah memproses sebanyak 170.807 domba dan kambing serta 4.187 sapi dan unta selama empat bulan pertama tahun ini.

Kotamadya sendiri mengoperasikan lima rumah pemotongan hewan di Abu Dhabi dan sekitarnya. Mereka di antarnya Rumah Pemotongan Hewan Komersial Abu Dhabi, Rumah Pemotongan Hewan Umum Abu Dhabi, Rumah Jagal Bani Yas, dan Rumah Jagal Al Shahama (di Shahama lama), dan Rumah Jagal Al Wathba (di Al Ain Truck Road) di Al Wathba.

Sementara itu, pemerintah kotamadya juga meminta masyarakat untuk mematuhi pedoman kesehatan yang berkaitan dengan penyembelihan. Di samping itu, pemerintah kota juga mendesak mereka untuk tidak menyembelih hewan di rumah, di tempat umum atau di luar rumah pemotongan hewan yang berizin. []

Kamu Sedang Offline