Unik, Informatif , Inspiratif

Teori Darwin dan Hoaks Masa Lalu

0 42

Akhir 1912, surat kabar di seluruh dunia mengabarkan berita yang sensasional dengan judul “Mata Rantai yang Hilang Akhirnya Ditemukan Teori Darwin Terbukti!”

Pada waktu bersamaan, dalam sebuah pertemuan Geological Society di London, yang dihadiri para elite dalam dunia ilmu pengetahuan di Britania Raya, fragmen-fagmen dari tengkorak dan tulang rahang fosil manusia purba diungkap pada dunia.

BACA JUGA: Teori Evolusi Darwin yang Terbantahkan oleh Alquran

Fosil itu diklaim sebagai ‘nenek moyang orang Inggris’ atau Piltdown Man, meski julukan resminya adalah Eoanthropus dawsoni — diambil dari nama Charles Dawson, arkeolog amatir yang mengaku menemukannya di lubang berisi kerikil di Barkham Manor, Piltdown, Sussex.

Sejak saat itu Piltdown Man dimasukkan dalam silsilah nenek moyang manusia purba, sebelum Homo sapiens atau manusia modern.

Namun, 40 tahun kemudian, pada 21 November 1953, kebenaran akhirnya terkuak. Segala klaim terkait fosil itu ternyata hoaks.

Perkembangan teknologi penanggalan fosil pada tahun 1940-an menguak kebohongan itu.

Pada 1949, Dr Kenneth Oakley, staf Natural History Museum menguji fosil Piltdown Man. Dan ia menemukan bahwa tengkorak dan rahang itu tak sekuno yang dikira. Usianya tak sampai nyaris sejuta tahun.

Fragmen tengkorak ternyata berumur sekitar 500 tahun. Sementara, fragmen rahang bahkan bukan milik manusia, tapi orangutan.

Piltdown Man

Secara harafiah, piltdown man ternyata merupakan makhluk setengah kera dan setengah manusia yang terdiri atas tengkorak manusia zaman pertengahan, rahang bagian bawahnya ditempel fragmen dari seekor orangutan dari Sarawak (Malaysia) dan fosil giginya dari simpanse.

BACA JUGA: Karena Tersandung, Bocah Ini Temukan Fosil Hewan Purba Berumur Jutaan Tahun

Umurnya pun disamarkan dengan cara merebusnya dan diberi pewarna agar terlihat antik dan sesuai dengan warna tambang kerikil tempatnya ditemukan.

Lebih jauh lagi, para ilmuwan menguak sekitar 40 fragmen yang ditemukan di Piltdown tak ada kaitan dengan nenek moyang kita. Hoaks belaka. []

SUMBER: LIPUTAN6

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline