Unik, Informatif , Inspiratif

Terdepak dari FA, Klopp Salahkan Angin

0

Pelatih Liverpool FC, Juergen Klopp menyebutkan bahwa kekalahan timnya dari Wolverhampton Wanderers karena angin.

Liverpool kalah dengan skor 1-2 saat bertamu ke markas Wolverhampton Wanderers, Stadion Molineux, dalam partai putaran ketiga Piala FA, Selasa (8/1/2019) dini hari WIB.

BACA JUGA: Playstation, Asal-Usul Salah Gabung Liverpool

Klopp menjabarkan faktor yang memengaruhi kekalahan Liverpool di luar rotasi drastis dalam timnya.

Dalam partai di Molineux, Klopp melakukan sembilan perubahan dalam susunan starter yang terakhir diturunkan saat melawan Manchester City, Kamis (3/1/2019).

“Mungkin beberapa orang cerdas akan mengatakan saya tidak menghormati kompetisi ini, atau apa pun,” kata Klopp.

“Setelah pertandingan lawan Manchester City, beberapa pemain kami sakit. Jadi, kami harus melakukan beberapa perubahan mendadak,” ujarnya.

Selain itu, Klopp menyoroti kondisi arena yang tidak bersahabat untuk timnya.

“Kami ingin mengontrol permainan karena susunan pemain ini sangat baru, terutama lini belakang. Angin tidak menolong karena semua orang di lapangan kesulitan mengontrol bola,” katanya.

Kesulitan itulah yang disebut Klopp memengaruhi timnya kecolongan gol akibat serangan balik lawan. Kejadian ini bukan kali pertama Juergen Klopp menyalahkan angin sebagai salah satu faktor penyebab kekalahan Liverpool.

BACA JUGA: Inilah Profile Mohamed Salah hingga Menjadi Bintang Liverpool

Sebelumnya, hal itu dikeluhkan Klopp pascalaga kontra Southampton pada leg 2 semifinal Piala Liga Inggris (25/1/2017), saat Liverpool kalah 0-1 dan tersingkir secara agregat 0-2.

“Saat saya mengatakan tentang angin dalam jumpa pers, semuanya tertawa. Namun, hari ini sungguh sulit bermain sepak bola dengan kondisi angin seperti itu,” tuturnya setahun lalu.

Gol-gol Raul Jimenez (38′) dan Ruben Neves (55′) hanya terbalas sekali oleh The Reds melalui aksi Divock Origi (51′). []

SUMBER: BOLASPORT


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.