Terhindar dari Tilang Saat Operasi Zebra? Begini Caranya

operasi-zebraINSPIRADATA. Operasi zebra atau gelaran tahunan yang diagendakan polisi lalu lintas untuk memeriksa kelengkapan kendaraan beserta surat-suratnya, kini telah diadakan kembali. Tentunya, hal ini akan membuat banyak orang merasa resah dan gelisah. Mengapa? Pasalnya, sudah banyak orang yang terkena tilang oleh polisi.

Meski begitu, Anda tidak akan terkena kok! Tapi, harus ada hal-hal yang harus Anda lakukan. Apakah itu?

Pertama, bagi Anda yang sedang membawa kendaraan dengan roda empat sebaiknya perlengkapan harus dilengkapi seperti ban cadangan, segitiga pengaman, alat pendongkrak mobil, dan kotak pertolongan pertama pada kecelakaan. Hal ini sesuai dengan aturan yang terdapat pada pasal 278 UU Lalu Lintas No.22 tahun 2009.

Kedua, gunakan plat motor dengan plat motor yang standar dikeluarkan oleh kepolisian. Jangan menggunakan plat nomor yang dimodif-modif dan ingin bergaya semata misal “N 1K4 H” “L3B41” “B105K0P” dan lain-lain. Hal ini sesuai dengan aturan yang terdapat pada pasal 280 UU No. 22 tahun 2009.

Ketiga, jangan menggunakan telepon saat mengendarai. Ini sangat bahaya dan akan menimbulkan konsentrasi kita buyar dan akhirnya akan menyebabkan kecelakaan. Sebagaimana hal ini diatur dalam pasal 283 UU No. 22 tahun 2009.

Keempat, kalau kamu sedang membawa roda dua sebaiknya lengkapi terlebih dahulu. Mulai dari peralatan teknis seperti spion, helm, knalpot, speedometer dan lampu dihidupkan kalau siang. Hal ini sesuai dengan aturan pasal 285 UU No. 22 tahun 2009.

Kelima, jangan lupa ketika ingin pergi jauh periksa dahulu SIM dan STNK. Nah SIM dan STNK ini harus masih berlaku masanya yaa. Jangan lupa pula, jika mengendarai motor bawa SIM C, jika mengendari mobil bawa SIM A. Aturan ini terdapat pada pasal 281 dan 288 UU No 22 tahun 2009.

Keenam, kenakan helm yang SNI (Standart Nasional Indonesia), jadi jangan gunakan helm yang kurang melindungi kepala seperti helm batok dan kawan kawannya. Selain dari menjaga keselamatan, helm ini juga sudah menjadi kewajiban yang diatur pada UU. Tepatnya, terdapat pada Pasal 57 Ayat (2) dan Pasal 106 Ayat (8). []

Sumber: motorsatria.com


Artikel Terkait :

About Rika

Check Also

Jangan Langsung Minum Air Dingin ketika Berbuka Puasa! Ini Akibatnya!

Langsung minum air es saat berbuka puasa ternyata tak baik bagi tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *