tamu
Foto: Lili Pazos

Ternyata Bertanya ‘Mau Minum Apa’ Pada Tamu Itu Tidak Baik, Ini Penjelasannya

Ketika menerima tamu di rumah, di antara kita pasti ada yang pernah bertanya mau minum atau makan apa pada tamu. Meski terlihat biasa saja, hal ini ternyata merupakan perlaku yang kurang beradab.

Salah satu adab yang disebutkan dalam kitab Ihya’ Ulum Ad-Diin karya Imam Al-Ghazali, “Adab keempat: Janganlah seseorang mengatakan pada tamunya, “Mau tidak saya menyajikan engkau makanan?” Namun yang tepat, tuan rumah menyajikan apa saja yang ia punya untuk memuliakan tamu.

Imam Sufyan Ats-Tsauri menyebutkan, “Jika saudaramu mengunjungimu, maka jangan bertanya padanya, ‘Apakah engkau mau makan?’ Atau bertanya, ‘Apakah aku boleh sajikan makan untukmu?’ Akan tetapi yang baik, jika ia mau makan apa yang disajikan, syukurlah. Jika tidak mau menikmatinya, tinggal dibereskan sajian tersebut,” (Ihya’ ‘Ulum Ad-Diin, terbitan Darul Ma’rifah, 2: 12, penomoran Maktabah Syamilah).

الأدب الرابع: أن لا يقول له:هل أقدم لك طعاماً؟ بل ينبغي أن يقدم كان. قال الثوري: إذا زارك أخوك فلا تقل له:أتأكل؟ أو أقدم إليك؟ ولكن قدم فإن أكل وإلا فارفع

Untuk memuliakan tamu, sebaiknya kita menyuguhkan minuman atau makanan terbaik. Hal ini memang dicontohkan oleh Rasulullah Salallahualaihi Wasallam. []


Artikel Terkait :

About Yudi

Check Also

Ka’bah Selalu Dijaga, Mengapa di Akhir Zaman Bisa Dihancurkan?

Bagaimana mungkin Ka’bah bisa dihancurkan sedang Allah telah menjadikan Mekkah sebagai Tanah Suci yang aman?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *