Ternyata di Pohon Ini Rasulullah Melihat Jibril dalam Wujud Aslinya

0

Dalam Alquran al-Karim, Allah subhanahu wa ta’ala menyebutkan suatu pohon di surga yang bernama sidratul muntaha. Dia memberitahukan bahwa Rasululah shalallahu alaihi wa sallam melihat Jibril dalam wujud aslinya sebagaimana diciptakan oleh Allah di sisi pohon ini.

Allah juga memberitahukan bahwa pohon ini terdapat di Jannah al-Ma`wa.

Pada saat Rasulullah melihatnya, ada sesuatu yang meliputi pohon ini yang tidak diketahui, kecuali oleh Allah.

BACA JUGA: Rasulullah Anjurkan Amalan Ini, Setan Tak Bisa Melakukannya

Allah berfirman,

وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَايَغْشَى مَازَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى

“Sesungguhnya, Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya.” (QS. An-Najm: 13–17)

Rasulullah juga menceritakan tentang pohon ini berdasarkan apa yang beliau lihat:

ثُمَّ رُفِعَتْ لِى سِدْرَةُ الْمُنْتَهَى، فَإِذَا نَبْقُهَا مِثْلُ قِلَالِ هَجَرَ، وَإِذَا وَرَقُهَا مِثْلُ آذَانِ الْفِيَلَةِ. قَالَ: هَذِهِ سِدْرَةُ الْمُنْتَهَى، وَإِذَا أَرْبَعَةُ أَنْهَارٍ: نَهَرَانِ بَاطِنَانِ وَنَهَرَانِ ظَاهِرَانِ. فَقُلْتُ: مَا هَذَا يَا جِبْرِيلُ؟ قَالَ: أَمَّا الْبَاطِنَانِ فَنَهَرَانِ فِي الْجَنَّةِ وَأَمَّا الظَّاهِرَانِ فَالنِّيْلُ وَالْفُرَاتُ

“Selanjutnya, ditunjukkanlah kepadaku Sidratul Muntaha dan ternyata pohonnya seperti pohon hijr dan dahannya seperti telinga gajah. Jibril pun berkata: ‘Ini adalah Sidratul Muntaha.’ Ternyata di sana terdapat empat sungai: dua sungai berada di dalam, sedangkan yang dua lagi tampak di luar. Aku pun bertanya: ‘Apakah ini wahai Jibril?’ Ia menjawab: ‘Adapun dua sungai yang tersembunyi di dalam adalah dua sungai yang terdapat di surga,sedangkan dua sungai yang tampak adalah Sungai Nil dan Eufrat’.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan Tirmidzi)

Dalam Shahîh Bukhari-Muslim juga disebutkan:

ثُمَّ انْطَلَقَ بِيْ حَتَّى انْتَهَى إِلَى سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى وَنَبَقُهَا مِثْلُ قِلَالِ هِجْرٍ، وَوَرَقُهَا مِثْلُ آذَانِ الْفِيْلَةِ تَكَادُ الْوَرَقَةُ تُغَطِّى هَذِهِ الْأُمَّةَ، فَغَشِيَهَا أَلْوَانٌ لَاأَدْرِى مَا هِيَ، ثُمَّ أُدْخِلْتُ الْجَنَّةَ فَإِذًا فِيْهَا جَنَابِذُ اللُّؤْلُؤِ، وَإِذًا تُرَابُهَا الْمِسْكُ

Selanjutnya, Jibril mengajakku berangkat hingga mendatangi Sidratul Muntaha danternyata pohonnya seperti pohon hijr dan dahannya seperti telinga gajah. Satu helai daun hampir dapat menutupi umat ini. Tempat itu diselimuti oleh warna-warna yang tidak aku kenal.”

BACA JUGA: Amalkan Ini, Niscaya Allah Akan Bangunkan untukmu Rumah di Surga

Nabi shalallahu alaihi wa sallam menceritakan, “Selanjutnya, aku masuk surga dan ternyata surga itu berupa kubah-kubah mutiara dan tanahnya seperti misik.”(Muttafaq ‘Alaih)

Wallahu a’lam bishawab. []

 

Sumber: SUrga dan Neraka | Karya: Dr. Umar Sulaiman al-Asyqar

Artikel Terkait :

Kamu Sedang Offline