Inspirasi dan Data

Ternyata Kerja Keras Pun Bisa Sebabkan Penyakit Jantung

0 43

Banyak yang merencanakan dan mengira, bahwa bekerja keras dapat menjadi sumber kesuksesan. Namun, hal tersebut ditentang ahli kesehatan. Jika memang bekerja kita tak sesuai dengan kondisi kesiapan dan kebutuhan tubuh kita, misalnya memilih bekerja lembur dan pulang telat, malah akan menurunkan kesehatan tubuh. Dan bersinggungan dengan kesehatan jantung.

Dalam sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal European Heart Journal, disebutkan bahwa mereka yang kerap bekerja lembur hingga berjam-jam lamanya setelah jam pulang kerja, cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung daripada orang yang bekerja dengan jam yang normal.

Dalam penelitian tersebut, disebutkan bahwa jam kerja yang terlalu panjang bisa memicu masalah atrial fibrilasi, kondisi yang membuat denyut jantung berdetak dengan tidak normal dan tidak teratur. Dan akibatnya, atrial fibrilasi yang sudah dalam kondisi yang cukup parah bisa memicu gagal jantung atau stroke.

Dari sekitar seribu partisipan yang dilibatkan dalam penelitian yang dilakukan selama 10 tahun ini, diketahui bahwa di masa awal penelitian para partisipan tidak mengalami masalah atrial fibrasi. Selama periode penelitian ini, para partisipan diamati kebiasaan seksualnya, usia, dan status ekonomi.

Hasilnya adalah, mereka yang bekerja dengan waktu lebih dari 55 jam dalam seminggu cenderung meningkatkan risiko terkena atrial fibrilasi 1,4 kali lebih besar. Tak hanya itu, mereka juga cenderung lebih mudah terkena depresi, kecemasan, obesitas, dan terjebak dalam penyalahgunaan alkohol.

Penelitian lain juga mengungkap fakta bahwa 40 persen karyawan yang kerap lembur, cenderung lebih mudah mengalami masalah aritmia jantung jika dibandingkan dengan mereka yang bekerja dengan jam yang normal. Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak bekerja terlalu keras demi menjaga kesehatan jantung.

Sumber

loading...
loading...
Comments
Loading...