susu formula
jempol (foto: babylonish)

Ternyata Tiap Tangisan Bayi Ada Artinya Lho …

Orang dewasa akan menunjukan emosinya dengan berbagai cara, ia akan menangis, marah, tertawa dan bahkan dapat mengungkapkan keinginannya dalam berbicara secara langsung ataupun tidak langsung. Yang demikian itu adalah beberapa interaksi komunikasi yang ditunjukan manusia dewasa.

Lalu bagaimana dengan bayi?

Karena kemampuan bayi masih terbatas, maka dalam mengungkapkan komunikasinya denggan orang di sekitarnya bayi hanya bisa dengan tangisan. Bukan hanya sekedar tangisan, saat-saat bayi menangis dapat memberikan isyarat tertentu. Dan ternyata tiap tangisan bayi ada artinya sendiri.

Psikolog Vera Itabiliana, mengutip buku karya Tracy Hogg dan Melinda Blau, Secrets of the Baby Whisperer: How to Calm, Connect, and Communicate With Your Baby, melalui Ummi-online mengungkapkan 10 hal yang bisa diidentifikasi berkenaan dengan tangisan dan bahasa tubuh bayi. Inilah macam-macam tangis bayi dan artinya.

1.Karena lelah

Ciri tangisan karena lelah ini diawali dengan bayi yang rewel hingga rengekan, jeritan pendek, tangisan keras, jeda pendek, tangisan lebih panjang dan keras, terus menangis sampai tertidur.

Biasanya bayi terlihat menguap, punggung meregang ke belakang, kaki menendang, menggapai kemana-mana, mengusap wajah, menggeliat, hingga wajah merah padam.

2.Saat terlalu banyak rangsangan

Tangisan jenis ini ditandai dengan tangisan yang panjang dan keras. Bahasa tubuh yang akan terlihat adalag saat lengan dan tungkai bergerak ke mana-mana, kepala menjauh dari cahaya, berpaling dari ajakan bermain.

3. Bosan

Tak hanya orang dewasa, bayi juga merasakan bosan. Citi tangisan karena bosan ini ditandai dengan bayi cewel atau marah, bukan tangisan langsung. Biasanya bayi berpaling atau menjauh, dan bermain dengan jari.

4. Sakit atau nyeri

Tangisan ini terlihat saat Jeritan tinggi tiba-tiba dan menahan nafas di antara jeritan. Bahasa tubuhnya terlihat saat tubuh menegang, menarik lutut ke arahdada, wajah mengernyit, lidah menggulung ke atas.

5. Lapar

Tangisan ini diawali batuk kecil, lalu tangisan pendek, menetap dan berirama. Ciri-citi bahasa tubuhnya menjilat bibir, lidah menjulur, kepalaberpaling ke samping, menarik genggaman tangan ke arah mulut

6.Kedinginan

Ciri tangisan itu adalah saat menangis kencang dengan bibir bawah gemetar. Perilaku bayi pun terlihat dengan ditandai timbul bintil merinding, mungkin menggigil, anggota tubuh terasa dingin, kulit kebiruan.

7. Kepanasan

Tangisan itu seperti terengah-engah, awalnya suara rendah, lalu menangis. Bayi juga akan berkeringat, nafas tak teratur, bercak merah pada kulit.

8. Ingin dipeluk atau digendong

Tangisan ini biasanya bayi “uuuu”, berubah “waa” pendek seperti anak kucing, hilang begitu diangkat. Ciri lainnya bahasa tubuh bayi akan memandang sekeliling.

9. Kekenyangan

Biasanya tangisan bayi kekenyangan ditandai dengan rewel setelah menyusu atau makan. Dan ciri yang lebih pentingnya biasa ia akan Muntah.

10. Ingin buang air besar

Tangisan itu terlihat Menggumam atau menangis ketika sedang makan atau menyusu. Bayi juga akan menggeliat, menekan tubuh ke bawah, berhenti menyusu, hingga kahirnya ia pup. []


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Bahaya Menelepon Saat Hujan, Wajib Tahu

Jadi berhati-hatilah menelepon di saat hujan apalagi disertai dengan petir. Bisa-bisa Anda kehilangan nyawa karena hal sepele tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *