bom masjid di Mesir
Foto: Dream

Teror Bom Mesir, Begini Kesaksian Korban Selamat

Sekelompok orang menyerang Masjid Al Rawdah di Kota Bir El Abid, Sinai Utara pada Jumat pekan lalu. Dengan tega, mereka menyerang saat tengah dilaksanakan ibadah shalat Jumat. 

Saat itu, di dalam masjid, ada 500 jemaah yang tengah mendengarkan khotbah dari sang Imam dengan khusyuk. Namun, tiba-tiba saja muncul sekelompok orang yang datang dengan lima kendaraan off road. Saat tiba, mereka langsung mengambil posisi di dekat pintu dan jendela masjid.

Sebuah bom pun meledak yang kemudian disusul serentetan tembakan yang diarahkan ke dalam masjid. Serangan bom masjid di Mesir ini mengakibatkan 305 jemaah yang tidak tahu apa-apa tewas, termasuk di antaranya 27 anak-anak. Sedangkan 128 jemaah lainnya mengalami luka parah.

Dilansir dari Dream, Senin (27/11/2017), sempat ada jemaah yang mencoba menyelamatkan diri. Sayangnya, upaya itu gagal lantaran peluru meluncur secara bertubi-tubi. Jeritan dan tangisan jemaah sempat terdengar, dan dalam sekejap, hilang.

” Kami tahu masjid itu diserang sekelompok milisi (pemberontak),” ujar salah seorang saksi mata, Ebid Salem Mansour.

Saat kejadian, Mansour yang bekerja di sebuah pabrik garam berada di dalam masjid itu. Dia mengalami dua luka tembak di kakinya pada Jumat mencekam itu.

” Semua orang tiarap dan menjaga kepala mereka tetap menunduk. Jika Anda mengangkat kepala, Anda bisa tertembak,” ucap dia melanjutkan.

“Tembakan terjadi secara serampangan dan histeris di awal dan lebih terarah kemudian. Siapapun yang mereka anggap sudah meninggal atau masih bernafas, mereka tembaki,” tutur Mansour, dikutip dari abcnews.

Mansour juga mendengar para pelaku meneriakkan takbir. Bersahutan dengan jeritan anak-anak yang ketakutan.

“Saya tahu saya terluka, namun berada dalam situasi yang jauh lebih menakutkan. Saya merasa cukup dekat dengan kematian,” ucap Mansour.

Kejadian ini memancing perhatian dunia internasional. Sejumlah pemimpin negara mengutuk peristiwa berdarah tersebut ramai-ramai.

Presiden Joko Widodo turut mengecam insiden ini. “Negara kita, saya, mengutuk keras serangan yang ada di Mesir,” kata Jokowi di sela acara ngunduh mantu di Bukit Hijau Regency, Taman Setia Budi Indah, Medan, pada Sabtu lalu.

Jokowi mengatakan bahwa Indonesia, bersama dengan Mesir, berkomitmen kuat dalam memerangi terorisme. Duka cita mendalam bagi para korban penembakan tersebut juga disampaikan oleh Jokowi.

“Duka dan simpati yang mendalam dari seluruh rakyat Indonesia baik kepada Pemerintah Mesir, masyarakat, dan korban,” kata Jokowi. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *