Foto: Google+

Tesis Doktoral Stephen Hawking Bisa Diakses Online

Tesis doktor dari Stephen Hawking yang ditulis pada tahun 1966 saat menjadi mahasiswa pascasarjana Cambridge pada usia 24 tahun, kini tersedia secara online. Soal tesis berjudul “Properties of Expanding Universes” itu akan dimengerti banyak orang adalah soal lain.

Stephen Hawking berharap dengan memberikan akses gratis ke karya awalnya itu akan menginspirasi orang lain, tidak hanya untuk berpikir dan belajar, tapi juga untuk berbagi penelitian.

“Dengan membuat tesis doktor saya dapat diakses terbuka, saya berharap dapat mengilhami orang-orang di seluruh dunia untuk melihat bintang-bintang; untuk membayangkan tentang tempat kita di alam semesta dan untuk mencoba memahami kosmos,” ujar Hawking lansir The Guardian.

“Siapa pun, di manapun di dunia ini harus memiliki akses gratis tanpa hambatan untuk tidak hanya ke penelitian saya, tapi juga untuk meneliti setiap pemikiran besar di seluruh spektrum pemahaman manusia.”

Universitas Cambridge, yang menyebut tesis itu “bersejarah dan menarik”, mengatakan bahwa karya ini adalah barang yang paling banyak diminta di gudang akses terbuka, Apollo.

“Hanya dalam beberapa bulan terakhir, universitas tersebut telah menerima ratusan permintaan dari pembaca yang ingin mengunduh tesis Prof Hawking secara penuh.”

Karya itu mempertimbangkan implikasi dan konsekuensi dari perluasan alam semesta, dan kesimpulannya mencakup bahwa galaksi tidak dapat terbentuk melalui pertumbuhan gangguan yang pada awalnya kecil.

Tesis ini sekarang tersedia secara gratis untuk semua, untuk menandai Open Access Week 2017. Hawking berkata:

“Setiap generasi berdiri di atas bahu orang-orang yang telah pergi sebelum mereka, sama seperti saya sebagai seorang mahasiswa PhD muda di Cambridge, terinspirasi oleh pekerjaan dari Isaac Newton, James Clerk Maxwell dan Albert Einstein.”

“Sungguh menyenangkan mendengar berapa banyak orang yang telah menunjukkan ketertarikan untuk mengunduh tesis saya, mudah-mudahan mereka tidak akan kecewa sekarang karena mereka akhirnya dapat mengaksesnya,” tambahnya.

Buku A Brief History of Time tahun 1988 dari Stephen Hawking adalah salah satu buku sains terpopuler yang pernah dipublikasikan, terjual lebih dari 10 juta kopi di seluruh dunia dalam lebih dari 40 bahasa. []

Sumber: The Guardian


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Rahasia Televisi, Bisa ‘Membius’ Otak

TV merupakan contoh yang sangat baik sekali bagaimana perangkat ini mempengaruhi pikiran Anda sebagai akibat pengaruh yang ditimbulkannya kepada otak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *