Foto: ACT

Tiga Warga Palestina Jadi Martir Setelah Penyerangan Israel

Kementerian Kesehatan palestina menyebutkan, tiga warga Palestina menjadi korban nyawa (martir) dalam penembakan yang dilakukan pasukan Israel di Jalur Gaza Selatan, Ahad (27/5/2018).

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra mengidentifikasi para martir tersebut dua di antaranya adalah Hussein al-Amor, 25, dan Abdul Halim al-Naqah, 28, dalam penembakan yang menargetkan perbatasan timur kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Seperti dilansir Anadolu, orang Palestina ketiga, yang diidentifikasi sebagai Naseem al-Amor, 25, wafat setelah luka yang dideritanya semakin parah setelah penembakan Israel.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee, untuk bagiannya, mengatakan sebuah tank Israel menembaki menara pengawas Hamas di Jalur Gaza selatan.

Dia mengatakan penembakan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap serangan bom pinggir jalan di dekat pagar keamanan antara Jalur Gaza dan Israel.

Pada hari Sabtu, pesawat tempur Israel menyerang dua posisi Hamas di Gaza, tanpa cedera dilaporkan.

Sejak 30 Maret, lebih dari 115 orang Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan Israel selama demonstrasi anti-pendudukan di sepanjang perbatasan Gaza.

Para pengunjuk rasa menuntut kembalinya mereka ke rumah mereka di Palestina yang bersejarah dari mana mereka didorong pada tahun 1948 untuk membuka jalan bagi negara baru Israel. []


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

Saudi Sepi karena Virus Corona, TKI Alman: Supir Taksi Nangis ke Saya 

Jalanan yang biasanya ramai dan macet oleh kendaraan, saat ini terlihat kosong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *