Foto: Wandarafania

Tips Atasi Sariawan saat Puasa Ramadhan

Selama puasa di bulan Ramadhan memang kita diwajibkan untuk tidak makan dan minum seharian selama sebulan penuh.

Salah-salah dalam mengatur nutrisi, pada saat-saat tersebut malah menjadi salah satu penyebab adanya sariawan. Karena mulut kita menjadi cenderung kering, bau mulut dan bertambahnya jumlah bakteri.

Banyak yang kurang memerhatikan asupan vitamin C saat buka dan sahur, sehingga sariawan dengan mudah terjadi. Nah, untuk itu mari kita simak beberapa cara mengatasi sariawan saat bulan Ramadhan ini:

Berkumur dengan garam

Garam yang dicampur dengan air hangat bisa kita gunakan untuk berkumur. Garam yang bersifat antiseptik bisa membantu proses penyembuhan sariawan dengan lebih cepat.

Mengoleskan madu dan kunyit

Kunyit yang telah dibelah bisa diberi sedikit madu. Potongan kunyit ini kemudian dioleskan pada luka sariawan. Kombinasi kedua bahan alami yang bersifat anti peradangan dan anti bakteri ini bisa membantu mengatasi sariawan.

Lidah buaya

Potong lidah buaya dan ambil bagian jeli-nya saja. Tempatkan lidah buaya ini pada luka sariawan agar mulut terasa lebih nyaman sekaligus membantu proses penyembuhan sariawan.

Berkumur dengan daun ketumbar

Rebuslah beberapa lembar daun ketumbar di dalam air dan gunakan air rebusan ini untuk berkumur-kumur 3 hingga 4 kali dalam sehari. Hal ini bisa membantu menyeimbangkan kadar bakteri dalam mulut sekaligus membantu penyembuhan sariawan.

Minum air secukupnya

Untuk mencegah datangnya sariawan, ada baiknya kita memenuhi kebutuhan air putih setidaknya 8 gelas sehari demi menjaga kelembaban pada bibir. Jika perlu, gunakan lip balm agar bibir tidak mudah kering dan menyebabkan sariawan. []

Sumber


Artikel Terkait :

About Al Mutafa-il

Bangkit, bangun, bergerak dan kembali bersinar

Check Also

ibadah hari raya idul adha

Fikih seputar Lebaran, dari Malam Takbiran hingga Shalat Ied

Fikih Lebaran di sini maksudnya adalah sejumlah hukum syara’ yang terkait dengan hari raya Idul Fitri, baik sebelum, pada saat, maupun sesudah shalat Idul Fitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *