Tjahjo Kumolo (Mendagri)

Tjahjo akan Berikan Sanksi bagi Kepala Dinas yang Tak Musnahkan e-KTP Invalid

JAKARTA—Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan memberikan sanksi kepada Kepala Dinas yang tak melakukan pembakaran Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) invalid.

Tjahjo menjelaskan, hal tersebut dilakukan agar tak ada lagi e-KTP rusak tersimpan sampai akhir Desember 2018. Jika melebihi tanggal tersebut, Tjahjo mengancam akan menjatuhkan sanksi bagi kepala dinas.

BACA JUGA: Kemendagri: Seluruh Kepala Daerah Sudah Diintruksikan Agar Musnahkan e-KTP Invalid

“Saya berhak memberhentikan, karena saya yang menandatangani SK-nya,” kata Tjahjo, pada Rabu (26/12/2018).

Pemusnahan e-KTP yang rusak dengan dibakar ini juga untuk menghindari peristiwa e-KTP tercecer terulang seperti di Bogor, Jakarta, Padang Pariaman, Serang, dan lain-lain.

Kemendagri telah membakar 1.378.146 keping e-KTP rusak dan invalid di Gudang Penyimpanan Aset Kemendagri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 19 Desember 2018.

BACA JUGA: Tak Punya e-KTP, Tak Dapat Hak Pilih di Pemilu 2019

“Tujuannya adalah untuk mencegah agar tidak terulang lagi KTP elektronik yang dibuang, atau pun mungkin tercecer. Jadi kalau masih ada KTP el yang tercecer, berarti sepenuhnya ini adalah problem yang terjadi karena kelalaian di tempat, di mana KTP el itu terjatuh atau dicecerkan,” tandasnya. []

SUMBER: VIVA.CO.ID


Artikel Terkait :

About Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Terus Memperbaiki Diri

Check Also

tukang becak

Dipenjara, Tukang Becak Ini Dapat Donasi Rp 700 Juta Lebih

Akibat kecelakan itu, nyawa penumpang tidak tertolong dan akhirnya meninggal 15 menit setelah tiba di rumah sakit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *