Unik, Informatif , Inspiratif

TKN: Jika Terbukti Bersalah, Akademisi ataupun Ulama Harus Siap Dihukum

0

JAKARTA– Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin, Arsul Sani angkat bicara perihal penetapan tersangka kepada Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif.

Arsul mengatakan, kubu paslon Prabowo-Sandi menggunakan instrumen DPR dan tak perlu beradu argumen di media. Jika memang keberatan, dia meminta diselesaikan di DPR pada Komisi III.

BACA JUGA: Ketum PA 212 Jadi Tersangka, PKS Muda: Sangat Kental Nuansa Politiknya

“Itu (kasus Slamet Ma’arif) jangan hanya diramaikan di media. Koalisi 02 itu kan punya fraksi di DPR, kenapa tidak bahas saja di Komisi III. Jangan hanya ramai di media sehingga tidak jelas ujungnya apa,” ujar Arsul, pada Selasa (12/2/2019).

“Jadi kriminalasisi atau enggak itu mari kita dalami kita bandingkan sedang diprasangkan kepadanya, dalam konteks ini, apakah pelanggaran UU pemilu gitu loh, ada apa enggak, apple to apple,” jelasnya.

Menurut Asrul, jika memang terbukti bersalah, harus dihukum mau siapapun baik akademisi maupun ulama.

BACA JUGA: Pemeriksaan Ketum PA 212, Ganjar: Nggak Usah Lah Aksi-aksian

“Siapun apakah dia tokoh, dia ulama, dia akademisi, yang diduga, melakukan suatu tindakan pidana wajar saja diproses hukum, kan ditetapkan tersangka belum tentu bersalah enggak usah buru-buru bahwa terjadi kriminalisasi,” tandasnya. []

SUMBER: SINDONEWS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline