Unik, Informatif , Inspiratif

TNI Lakukan Penyelamatan Sandera dan Penangkapan Gerombolan di Papua

0 467

Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen Pandit Sembiring mengungkapkan bahwa kabar yang beredar bahwamengenai pembataian itu dilakukan karena sejumlah pekerja PT Istaka Karya merekam dan mengabadikan dengan foto acara yang digelar KKSB (kelompok kriminal separatis bersenjata) ) pada 1 Desember, belum bisa dipertanggungjawabkan. Sebab, KKSB diketahui memang sering melakukan teror di kawasan tersebut.

Pandit menjelaskan bahwa ada ada tiga tahapan operasi yang dilakukan saat ini. Dalam wawancara dengan Tvone, Rabu 5/12/18 pandit juga menjelaskan bahwa pihaknya memiliki strategi dan taktik dalam menghadapi gerombolan. Pihaknya akan melakukan tindakan sesuai arahan panglima TNI.

BACA JUGA: Sebelum Gugur Ditembak OPM, Ini Pesan Mengharukan Brigadir Firman untuk Istri Hamil

Pandit menjelaskan bahwa pihaknya akan fokus pada evakuasi korban, dan melakukan penangkapan KKSB.

Saat ini, lebih dari seratus TNI-Polri dikerahkan ke Kabupaten Nduga, Distrik Yigi, untuk mengejar para pelaku pembantaian puluhan pekerja Trans Papua pada Minggu 2 Desember lalu. Tim tersebut pun dibagi beberapa tugas. Sebagaimana Panglima TNI memberi pernyataan.

BACA JUGA: Penembakan 31 Pekerja, Proyek Jalan Trans Papua Akan Terus Berjalan

Pandit juga memberi keterangan bahwa Hingga saat ini masih ada 21 pekerja lagi yang masih disandera oleh kelompok tersebut. Informasi itu diperoleh dari saksi hidup pekerja Istaka yang berhasil diselamatkan kemarin.

“Diharapkan 21 perkerja dalam kondisi apapun kami harus cari dan evakuasi,” tegasnya. []

SUMBER: VIVA

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline