Unik, Informatif , Inspiratif

Tol Trans Jawa Dinilai Terlalu Mahal, TKN Berikan Tanggapan

0

Pembangunan infrastuktur di era Presiden Jokowi dari LRT Palembang hingga Tol Trans Jawa menuai kritikan. Pasca Tol Trans-Jawa tersambung, banyak pihak menilai adanya tol tidak efektif.

Sebab tarif yang terlalu mahal sehingga beberapa diantaranya mengaku lebih memilih jalur arteri.

BACA JUGA: Fakta Tentang Izin Sepeda Motor Masuk Jalan Tol

Menurut pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) yang juga mantan Sekjen PAN, Faisal Basri, seharusnya yang digenjot adalah sektor laut, bukan jalur darat seperti tol.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menyikapi hal tersebut.

Jubir TKN M.Misbakhun menyebutkan, sebenarnya pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla menggenjot semua sektor, baik darat maupun laut.

“Jadi keberadaan jalan tol yang merupakan infrastruktur darat merupakan kombinasi atau pelengkap dari keberadaan angkutan laut yang merupakan penunjang utama konsep Tol Laut yang digagas oleh Presiden Joko Widodo,” jelas Misbakhun melalui keterangan tertulis, Sabtu, 16 Februari 2019.

BACA JUGA: Usulan Motor Masuk Jalan Tol Dinilai Konyol

Menurutnya, jalur darat tetap dibutuhkan, meski ia mengaky distribusi logistik dalam jumlah besar bisa melalui laut. Tetapi, jalur darat seperti tol mampu berkesinambungan dengan sektor laut.

“Bila saat ini biaya logistik belum turun secara signifikan, hal ini karena masih dibutuhkan waktu untuk menyelesaikan konektivitas antar-wilayah yang ada di Indonesia. Kami menilai pembangunan yang berkesinambungan antara jalan raya maupun jalan tol di darat dan pembangunan tol laut dapat mempersingkat jalur distribusi barang antar wilayah di Indonesia,“ kata politisi Partai Golkar itu. []

SUMBER: VIVA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.