Unik, Informatif , Inspiratif

Trump Sebut Pasukan Saudi di Yaman Tak Bisa Pakai Senjata

0 179

Pada Agustus lalu, koalisi Arab Saudi melakukan serangan udara yang juga menerjang bus sekolah di Yaman. Setidaknya 51 orang tewas dalam insiden itu, termasuk 40 anak-anak yang sebagian besar berusia enam hingga 11 tahu

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menilai kejadian ini dan mengatakan bahwa pasukan Arab Saudi di Yaman tak bisa menggunakan senjata berat. (Reuters/Carlos Barria)

BACA JUGA: Arab Saudi Larang Unta-unta Qatar ke Wilayahnya

“Itu terjadi pada dasarnya karena orang-orang yang tidak tahu bagaimana menggunakan senjata,” ujar Trump kepada Axios, sebagaimana dikutip The Guardian, Minggu (4/11).

“Saya akan berbicara tentang banyak hal dengan Arab Saudi, tapi tentu saya tidak kepada orang-orang yang tidak tahu cara menggunakan senjata yang menembak bus berisi anak-anak.”

Pada September lalu, koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman mengakui serangan udara yang menghantam bus sekolah itu. Saudi juga berjanji untuk meminta pertanggungjawaban pada siapa pun yang terlibat dalam serangan itu.

BACA JUGA: Donald Trump Pangkas Bantuan untuk Rumah Sakit di Palestina

Tekanan internasional berhasil membuat Saudi mengakui serangan tersebut. Para sekutu Saudi sendiri meminta negara itu tak lagi membuat korban sipil tewas dalam serangan mereka di Yaman.

Sekitar 10 ribu warga sipil tewas dalam serangan koalisi Saudi yang menargetkan kelompok pemberontak Houthi di Yaman selama tiga setengah.

Atas perang ini, sejumlah negara mengancam Saudi akan menghentikan penjualan senjata ke Riyadh. []

SUMBER: CNN

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline