Unik, Informatif , Inspiratif

Tuai Pujian, Tukang Kebersihan Tolak Uang Terima Kasih

0

Nama tukang kebersihan di Provinsi Hainan ini mendadak jadi perbincangan setelah tangannya mengamankan uang 150 ribu Yuan atau 331,3 Juta Rupiah.

Li Man, namanya. Wanita itu menuai pujian karena dia memilih mengembalikan tas tersebut, dan menolak segala bentuk ucapan terima kasih dari yang empunya.

BACA JUGA: Banyak Persengketaan Online, China Buka “Pengadilan Internet”

Kisahnya, seperti dilansir SCMPKamis (4/10/2018), awalnya Li sedang menyapu di sebuah jalan di kota Haikou ketika menemukan tas di kotak sampah.

Dalam kejadian yang berlangsung Selasa pagi (2/10/2018) itu, Li bercerita setelah dia membuka tas itu, muncul bergebung uang dengan pecahan 100 yuan.

“Seseorang pasti tidak sengaja menjatuhkan tas itu. Saya harus memastikan tas itu segera dikembalikan karena saya yakin, pemiliknya tentu khawatir,” kata Li kepada wartawan Haikou TV.

Setelah menghubungi manajernya, Li segera menuju kantor polisi terdekat di mana dia menyerahkan tas berisi uang tersebut.

Polisi melakukan pencarian berbekal struk yang ada di dalam tas, dan menemukan pemiliknya. Ialah seorang pengusaha lokal bermarga Zhu.

Hanya dalam waktu dua jam setelah Li menemukannya, polisi segera mengembalikan tas berisi uang tersebut kepada Zhu.

Dia memperkenalkan diri sebagai pemilik salah satu perusahaan, dan mengaku tas tersebut hilang selama beberapa hari sebelum ditemukan.

Li Menolak

Zhu menawarkan uang 20.000 yuan, sekitar Rp 44,1 juta kepada Li, yang notabene merupakan penghasilan setahun sebagai ucapan terima kasih. Namun, di luar dugaan Li menolaknya.

“Tidak ada yang harus digembar-gemborkan. Saya melakukan apa yang harus saya lakukan,” katanya.

Tindakannya kemudian menuai reaksi di media sosial China dengan Li disebut sebagai pekerja yang cantik maupun pribadi yang sangat jujur.

Dia mengaku kondisinya saat ini sedikit sulit. Meski begitu, kenyataan hidup tersebut tak membuatnya kehilangan moralitas.

BACA JUGA: Pertama di Dunia, Kereta Peluru Internasional China-Hong Kong Diresmikan

“Mengembalikan uang itu menurut saya merupakan hal benar yang harus segera dilakukan,” ujar dia. Kisah Li juga menjadi sorotan rendahnya gaji yang diterima penyapu jalanan.

Di Haikou, gaji minimum seorang pekerja kebersihan adalah 1.430 yuan, sekitar Rp 3,1 juta, per bulan. Salah satu yang terendah di China. []

SUMBER: SOUTH CHINA MORNING POST | KOMPAS


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.