Unik, Informatif , Inspiratif

Usia Berhentinya Pertumbuhan Payudara Saat Remaja

0

Tanda pubertas pada anak perempuan salah satunya adalah berubahnya ukuran dan bentuk payudara. Payudara akan mengalami perubahan dalam tiga tahap, yaitu ketika pubertas, kehamilan, dan menopause. Pertumbuhan payudara tersebut terjadi untuk mendukung fungsi payudara sebagai sumber produksi air susu ibu (ASI) nantinya.

Nah, perkembangan payudara terjadi pertama kali saat anak memasuki masa pubertas. Pada saat itu, perubahan payudara menandakan kematangan seksual anak. Kemudian, payudara akan mengalami perkembangan lagi saat hamil, yaitu saat tubuh mempersiapkan persediaan kelenjar susu untuk menyusui bayi. Lalu, tahap perubahan payudara yang terakhir terjadi saat wanita mengalami menopause.

BACA JUGA: Benarkah Makanan Ini Penyebab Kanker Payudara?

Saat payudara tumbuh di usia remaja, tentu ukurannya tidak akan terus berkembang sampai masa kehamilan terjadi. Ada jeda waktu yang membuat payudara berhenti tumbuh. Nah, kapan payudara pada remaja akan berhenti tumbuh? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut.

Tahap perkembangan dan kisaran usia berhentinya pertumbuhan payudara pada remaja:

Perkembangan payudara pada setiap anak dimulai pada usia yang berbeda-beda. Ada yang mengalami perubahan payudara lebih cepat, normal, dan juga lebih lambat. Bila diperkirakan, perkembangan tersebut terjadi ketika anak berusia 8-13 tahun.

Pada usia tersebut, ovarium (indung telur) mulai memproduksi sekaligus melepaskan hormon estrogen, yaitu hormon yang penting untuk perkembangan seksual dan reproduksi. Adanya hormon tersebut membuat lemak dalam jaringan ikat mulai berkumpul pada dinding toraks anterior. Inilah yang menyebabkan ukuran payudara membesar.

Namun, perkembangan payudara tersebut akan berhenti ketika masa pubertas berakhir. Dilansir dari Live Strong, biasanya pubertas berhenti ketika perempuan memasuki usia awal 20-an atau sekitar usia 17-18 tahun.

Perkembangan payudara ditandai dengan bagian tengah payudara dan berwarna lebih gelap dibanding sekitarnya yang mulai naik. Bagian itu disebut dengan puting susu, yaitu tempat keluarnya ASI ketika menyusui. Pada awalnya, puting susu akan terasa lebih lunak. Namun, seiring waktu akan mengeras dan terbentuk benjolan di bawah puting.

Selain puting, ada juga yang disebut dengan areola. Bagian tersebut mengelilingi puting dan berwarna lebih terang. Seiring bertambah besarnya ukuran payudara, areola juga mulai melebar. Selain itu, kelenjar susu mulai terbentuk dan bermuara di puting susu.

Pada tahap ini, besarnya ukuran payudara sebelah kanan mungkin tidak sama dengan payudara sebelah kiri. Jangan khawatir, ukuran payudara yang berbeda ini normal terjadi. Setelah satu tahun atau lebih, ukuran payudara akan sama atau hampir sama dan areola akan terangkat lebih naik sehingga puting menjadi lebih menonjol. Kemudian, bentuk payudara juga semakin bulat menandakan bahwa payudara sudah terbentuk sempurna. Tahapan ini menunjukkan bahwa proses perkembangan payudara pada remaja sudah berhenti.

BACA JUGA: Awas, 6 Makanan Ini Bisa Picu Kanker Payudara!

Beragam faktor yang memengaruhi pertumbuhan payudara saat remaja

Kondisi tubuh yang sehat memengaruhi pertumbuhan payudara pada remaja. Pada beberapa kasus, pertumbuhan payudara bisa menjadi lebih lambat. Maka dari itu, pola makan yang buruk akan menyebabkan pertumbuhan payudara tertunda. Jika Anda mengalami kekurangan vitamin dan nutrisi lainnya, hormon estrogen menjadi lebih sedikit diproduksi dan lebih lambat untuk dilepaskan dari ovarium. Kondisi ini masih diatasi dengan mengonsumsi makanan pendukung pertumbuhan hormon estrogen.

Selain nutrisi, riwayat keluarga juga memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan payudara. Jadi, bila ibu, tante, atau saudara perempuan Anda memiliki ukuran payudara yang kecil, kemungkinan payudara Anda juga berukuran tak jauh beda. []

 

SUMBER: HELLOSEHAT

REDAKTUR: DIKA NUGRAHA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline