Ustadz Lani, Dakwahnya Tetap Hidup dalam Diri Sang Putri

img_8044-640x427INSPIRADATA. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari sosok KH Ruslan Effendi atau yang lebih akrab disapa Ustadz Lani sepanjang perjalannanya dalam dunia dakwah di tanah air. begitu pula ketika beliau menutup usia Kamis kemarin (27/10/2016). Pelajaran tersebut tersirat dari pesan haru yang ditulis oleh putri beliau, Sharifa Ummah, dalam  surat berikut ini:

Abi…
Malam ini Ummah masih di Gorontalo dengan guyuran hujan sejak maghrib tadi. Penerbangan lagi baru ada subuh besok.

Ummah sudah tahu konsekuensi tinggal jauh dari Orang Tua.  Pengalaman teman teman yang hidup di rantauan, Selalu bilang “risiko kita tinggal jauh ya kalau ada apa-apa dengan orang tua harus terima konsekuensi jika kita telat melihat orang tua kita tutup usia”

Ummah juga sudah tahu Abi pun Ridha jika Ummah tinggal jauh dari abi.  Karena pesan abi cuma satu.

“Di mana kamu berpijak. Kamu harus bermanfaat buat ummat”

Tiga hari lalu Ummah telpon.  Abi masih bisa bicara, tapi suara Abi udah terasa lemah. Ummah tanya kabar Abi. Lalu Abi selalu bilang “alhamdulillah nak.  Abi baik. Lemas aja”

Lemas.  Abi cuman bilang lemas.  Lemasnya Abi itu jika kita yang pikul seperti lelah dan mau pingsan.  Abi kuat.  Tapi Allah Maha Kuat. Abi tegar banget kalau sakit. Gak ngeluh tapi Allah Maha Pemberi Ketegaran.

Maka saat Allah Berkehendak,  Siapa pun gak akan ada yang bisa menolak.

Terakhir tentang Abi. Umi bilang Abi nonton video Syaima sedang baca Al quran di acara seminar parenting.  Kata Umi,  Abi senang lihat Syaima dan diulang-ulang videonya.

Umi tahu Syaima Shakeel cucu paling jauh, jadi Umi ceritakan tentang Syaima dari tulisan Ummah di facebook dan Abi bilang “Ane mau ketemu Syaima lagi, Ane mau kasih materi tentang Tauhid.  Tentang Allah.  Supaya Syaima paham. InsyaAllah Syaima ikut jejak Ane. Jadi da’iah”

Dan karena Syaima gak bisa bertemu langsung,  Abi pun telepon Ummah.  Abi bilang  “Nak,  Syaima punya bibit yang baik.  Kamu harus arahin.  Dia tanya tentang Allah?  Kamu Kasih jawaban yang Abi bilang.  Kamu sudah nonton video Abi di Youtube.  Kamu Kasih tahu Syaima nak.  Supaya dia kenal Allah”.

Teringat Syaima pernah setoran hafalan lewat telepon ke kakeknya.  Abi senang luar biasa apalagi waktu Syaima setoran hadist.  Abi bilang “MasyaAllah..  Nanti kakek kasih hadiah buat Syaima.. ”

Umur manusia memang sebentar.  Maka Kematian adalah sebaik-baik nasehat.

Abi. Baru kemarin malam Ummah mengisi pengajian anak anak kuliah. Ummah Kasih tahu tentang penanaman aqidah yang sering Abi bilang. Tentang Allah.  Ummah Kasih tau percis yang Abi bilang “kenapa kita tidak bisa melihat Allah? ” analogi yang sering abi sampaikan.

I Love You.  Abi

Ustadz Lani telah berpulang ke rahmatulah. Namun, dakwahnya tetap hidup dalam diri sang putri. begitu pula keteladannya akan selalu menginspirasi siapapun untuk senantiasa meneruskan perjuangan dakwahnya di tanah air ini.[]


Artikel Terkait :

About Susanti

Check Also

fungsi pangkal tusuk gigi

Di Balik Populernya Tusuk Gigi di Dunia, Ini Sejarahnya

Sekitar tahun 1870, ia mampu memproduksi jutaan tusuk gigi kayu dalam satu hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *