hari libur bagi kaum Muslim
Foto: EPA-EFE/JULIEN WARNAND

Usulkan Hari Libur Bagi Muslim, Menteri Jerman Buat Partai Konservatif Marah

Usulan agar Jerman memberlakukan hari-hari libur bagi kaum Muslim dikemukakan oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere.

Usulnya mengundang reaksi dari orang-orang konservatif pimpinan Kanselir Angela Merkel yang akan mulai pembicaraan koalisi dengan Partai Demokrat Bebas (FDP) dan kubu Hijau pekan depan. Dalam pemilihan September, kubu konservatif menang. Namun sejak 1949 mereka mengalami hasil terburuk karena mengarahkan dukungan ke kubu ekstrem kanan.

Anggota senior CDU Wolfgang Bosbach mengatakan bahwa semua orang di Jerman dapat merayakan upacara agama yang mereka inginkan, kepada surat kabar Bild. Tetapi, dia menambahkan “Apakah negara mesti juga melindungi hari-hari libur non-Kristen dengan regulasi legal di masa depan merupakan isu yang sesungguhnya berbeda.”

Alexander Dobrindt, tokoh senior di Uni Sosial Kristen (CSU), partai yang sealiran di Bavaria dengan CDU Merkel, mengatakan bahwa warisan Kristen Jerman tidak bisa dirundingkan. Ia mengatakannya kepada harian yang sama.

“Kami tidak akan pertimbangkan untuk memberlakukan hari-hari libur bagi kaum Muslim di Jerman,” kata Alexander, dikutip Reuters, dilansir dari Antara, Ahad (15/10/2017).

Jerman merupakan rumah bagi sekitar empat juta orang Islam. Sebagian besar di antara mereka mempunyai latar belakang Turki. Lebih dari sejuta migran yang tiba di negara itu berasal dari Timur Tengah dan negara-negara lain.

Berbicara tentang jejak kampanye menjelang pemilihan di Lower Saxony, negara di bagian utara Jerman, pada Ahad (6/10/2017), de Maiziere – anggota Uni Demokrat Kristen (CDU) pimpinan Merkel – mengatakan ia terbuka bagi wilayah-wilayah tertentu Jerman untuk mempunyai hari-hari libur bagi kaum Muslim.

“All Saints’ Day” (Hari Raya Semua Orang Kudus), kata dia, satu-satunya hari libur di wilayah-wilayah Katolik Jerman dan mengatakan, “Di tempat-tempat yang banyak orang Islam, mengapa tidak kita berpendapat tentang pemberlakuan sebuah hari libur Muslim?”

Hari-hari libur Jerman umumnya untuk orang-orang Kristen dan hendaknya tetap berlaku apa adanya, kata dia dalam sebuah sambutan di klip audio regionalwolfsburd.de.

Saat dihubungi Reuters, tak seorangpun di Kementerian Dalam Negeri yang segera dapat dimintai komentar. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *