mengisap rokok elektrik, siswa SD yang mengisap vape
Foto: Facebook

Viral Video Bocah SD Nge-Vape, Kemenkes: Itu Sangat Memprihatinkan

Kelakuan sekelompok anak SD yang mengisap rokok elektrik (vape) terlihat dalam sebuah video berdurasi 1,5 menit yang viral di media sosial. Tampak dalam video tersebut tujuh siswa berseragam sekolah yang mengisap rokok elektrik di lorong bangunan gedung.

Dilansir detikcom, almamater para siswa pun tampak jelas dalam rekaman video tersebut, yakni SD Negeri 2 Surodakan, Trenggalek. Beberapa siswa di sana sempat kaget dan hendak lari seperti ada yang memergoki aksi itu, namun tak lama mereka kembali melanjutkan aksi itu.

Menurut Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, dr Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM, tindakan anak-anak yang mengisap rokok elektrik padahal masih sekolah sangat memprihatinkan. Sebab, rokok elektrik pada anak-anak dinilai dapat menjadi pintu yang mengantarkan anak-anak pada kecanduan nikotin.

“Itu sangat memprihatinkan ya menurut saya. Mau bagaimanapun vape atau rokok elektrik itu kan tetap ada isi nikotinnya, akan ada adiksinya, dan bisa membuat anak-anak ini nanti ketergantungan dan malah merokok,” kata dr Lily, saat ditemui di Kementerian Kesehatan, Senin (23/10/2017).

Beberapa penelitian menyebut rokok elektrik mampu mengurangi dampak buruk merokok pada orang dewasa. Namun menurut dr Lily, anak-anak tidak seharusnya dibiarkan menggunakan rokok elektrik karena justru malah mendekatkan mereka dengan kebiasan buruk merokok.

Ia meminta seluruh pihak terkait, seperti orang tua, guru dan sekolah, untuk meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan anak.

“Ini harus jadi perhatian buat kita semua, orang tua, guru dan sekolah, harus terjaga anak-anak kita supaya tidak terjerumus (merokok),” kata dr Lily. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

fakta setir mobil indonesia

Ini 10 Mobil Terlaris di RI 2020, Minat Meminang Salah Satunya?

Gaikindo menilai pasar otomotif Indonesia masih sangat seksi di mata dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *