Unik, Informatif , Inspiratif

Wah, Akan Ada Undang-Undang bagi Pemain dan Pembuat Layang-Layang

0

Siapa kira bermain layang-layang dapat mengundang maut dan masalah. Baru-baru ini, di Pontianak, permainan layang-layang telah menyebabkan seorang warga tewas tersengat aliran listrik dan tiga lainnya mengalami luka-luka pada Jumat (25/1).

Kecelakaan akibat penggunaan tali kawat pada layangan merupakan kasus yang berulang di Pontianak. Kini Polresta Pontianak, Kalimantan Barat memburu pemain layang-layang maut itu.

Kapolresta Pontianak Kombes Muhammad Anwar Nasir, di Pontianak, Sabtu mengatakan bahwa dia sudah perintahkan Kapolsek Pontianak Timur untuk menyelidiki dan mengusut tuntas kasus tali kawat layang-layang hingga menyebabkan korban meninggal.

BACA JUGA: Inilah 9 Negara yang Miliki Peraturan Unik

Anwar menjelaskan, kasus tersebut harus diusut tuntas. Pemain layang-layang tersebut akan diproses hukum karena kelalaiannya telah menyebabkan korban meninggal.

Hanya dalam dua bulan masa jabatannya sebagai kapolresta Pontianak, Anwar menemukan sudah dua kasus warga yang meninggal karena sebab yang sama. Pada 21 Januari lalu, satu anak tewas di wilayah hukum Polsek Sungai Raya.
Insiden itu terjadi saat korban mencoba mengambil layangan putus yang talinya tersangkut di kabel listrik. Layangan tersebut juga memakai tali kawat sebagai penyambung tali gelasan (benang tajam).

Anwar menambahkan keternagnnya: “Selain itu, kami bersama Pemkot Pontianak juga melakukan pencegahannya untuk juga menindak pembuat layang-layang.”

Perlu diketahui bahwa selama ini hukum baru menjerat pemain layangan.
Korban atas nama Agustami (38) tewas di tempat setelah berusaha menyelamatkan tiga korban lainnya, yakni Eli (17), Putri (14), dan Fitriani (15). Ketiganya merupakan pelajar salah satu SMP di Pontianak yang kehilangan nyawa setelah terjerat tali kawat layang-layang yang putus, Jumat (25/1) sekitar pukul 17.30 WIB, di Jalan Tanjung Harapan, Gang Potlot, Kecamatan Pontianak Timur.

Mananggapi insiden ini, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan, siap bekerja sama dengan Polresta Pontianak dalam menertibkan para pemain dan pembuat layang-layang.

BACA JUGA: Peraturan Unik, Saudi Akan Sanksi Jamaah Masjid yang Bau Badan

Pemkot akan merevisi Perda tentang Larangan Bermain Layang-layang yang sebelumnya hanya memberikan sanksi ringan bagi pemain.

Edi mengatakan bahwa nantinya pembuat layang-layang bisa dikenai sangksi juga. Bukan hanya pemain layang-layang saja.

Edi juga mengimbau kepada masyarakat Kota Pontianak agar tidak lagi bermain layang-layang. Dalam himbauannya Edi mengingatkan permainan tersebut berdampak besar dan membahayakan keselamatan pemain itu sendiri maupun orang lain. []

SUMBER: REPUBLIKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline