krisis keuangan global
Foto: continuinged.uml.edu

Wah! Generasi Milenial Susah Kaya, Kok Bisa?

Kondisi ekonomi global yang buruk membuat peluang untuk menumpuk kekayaan anak zaman now jadi terbatas. Anak-anak milenial di dunia, termasuk Indonesia, menjadi termasuk salah satu generasi yang tak beruntung.

Dilansir dari Dream, Sabtu, (25/11/2017), laporan Global Wealth Report 2017 yang dikeluarkan Credit Suisse mengungkap hal itu.

Dalam keterangannya, Credt Suisse mengatakan bahwa “Generasi ini tidak hanya terpukul oleh kerugian modal akibat krisis keuangan global.”

Saat ini, generasi milenial menghadapi langsung masalah pengangguran yang timbul usai krisis, ketidaksetaraan pendapatan yang meningkat dan harga properti yang meningkat pula. Kenaikan utang mahasiswa juga dapat dibilang cukup besar di beberapa negara.

Dibandingkan para pendahulunya, anak milenial juga cenderung mendapatkan akses yang lebih sedikit ke dana pensiun daripada para pendahulunya.

Tanda-tanda ketidakberuntungan generasi milenial itu terlihat dari fakta data terbaru AS yang menunjukkan kekayaan rata-rata orang berusia 30-39 adalah sebesar US$ 72.400 pada tahun 2017. Nilai kekayaan itu 46 persen di bawah kekayaan pada usia yang sama dengan mereka yang pada tahun 2017 berusia 40-49. Generasi pendahulu ini bisa mengantongi kekayaan US$ 134.800.

” Data ini mengisyaratkan, milenial berada di posisi awal yang tidak menguntungkan membuat mereka lebih berhati-hati terhadap utang daripada gerenasi sebelumnya,” tulis laporan itu.

Namun masih ada generasi milenial yang masih justru mendapat keuntungan dari krisis ekonomi dunia. Ini tercermin dalam gambaran lebih positif yang diperlihatkan milenial di Tiongkok dan juga sejumlah pasar negara berkembang lainnya.

” Meskipun jumlahnya masih sangat kecil, ada juga kenaikan baru-baru ini, secara mutlak, dalam jumlah miliarder muda,” ungkap laporan tersebut

Prospek global untuk milenial, secara keseluruhan, adalah mereka tak hanya akan mengalami tantangan yang lebih besar dalam membangun kekayaan mereka di masa depan, tetapi juga akan terus menghadapi ketidaksetaraan kekayaan yang lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Bahaya Menelepon Saat Hujan, Wajib Tahu

Jadi berhati-hatilah menelepon di saat hujan apalagi disertai dengan petir. Bisa-bisa Anda kehilangan nyawa karena hal sepele tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *