Unik, Informatif , Inspiratif

Wah, Ternyata Sebanyak Inilah Gorengan Menyerap Minyak

0

Gorengan dianggap salah satu makanan yang tidak sehat sehingga sebaiknya tidak kita konsumsi terlalu sering dan berlebihan. Hal ini disebabkan tingginya minyak yang diserap oleh gorengan.

Seberapa banyak sih minyak yang diserap?

Salah satu bahan terkandung dalam gorengan adalah tepung. Masalahnya tepung cenderung menyerap minyak dalam jumblah yang banyak.

Menurut pakar kesehatan, kandungan minyak yang diserap oleh gorengan memiliki jumlah sekitar 8 hingga 25 persen dari berat total gorengan tersebut. Jumlah minyak ini bergantung pada jenis gorengan, bentuk gorengan, hingga waktu menggoreng atau suhu yang dipakai untuk memanaskan minyak.

Gorengan juga terdapat kandungan kalori yang sangat tinggi. contoh, jika memakan satu gorengan, maka kita bisa mendapatkan 250 hingga 400 kalori. Hal ini berarti, makan gorengan setara mengonsumsi kalori yang sama dengan nasi sebanyak 2 atau 3 porsi. Karena alasan inilah jika sering makan gorengan, maka kita akan lebih mudah mengalami kenaikan berat badan.

Berikut adalah faktor-faktor menyebabkan minyak yang diserap gorengan sangat tinggi:

1. Kadar air dari bahan gorengan

Penelitian menghasilkan fakta yang menarik tentang cara mengolah makanan dengan memakai minyak goreng yang ternyata terkait erat dengan banyaknya kadar air dari sebuah makanan. Jika kadar air dari gorengan ini cukup tinggi, maka kandungan air ini akan digantikan dengan minyak setelah digoreng. Hal inilah yang membuat kandungan minyak dalam gorengan sangat tinggi, dan gorengan cenderung “basah” saat disentuh atau dibiarkan dalam waktu yang lama.

2. Kepadatan gorengan

Proses bergantinya kadar air menjadi minyak di dalam gorengan ternyata terkait dengan kepadatan, luas permukaan gorengan, hingga bentuk dan struktur dari gorengan tersebut. Sebagai contoh, jika gorengan ini memang cenderung memiliki banyak pori-pori, maka pori-pori ini akan terisi oleh minyak saat kita menggorengnya. Selain itu, gorengan dengan bentuk yang tebal juga cenderung memiliki kadar minyak pada gorengan yang lebih banyak. Sebagai contoh, bakwan memiliki kandungan minyak yang lebih banyak dari tempe goreng yang diiris tipis, bukan?

3. Lamanya proses menggoreng

Menurut penelitian, jika kita menggoreng makanan dengan suhu yang tidak terlalu tinggi justru membuat proses penyerapan minyak dalam gorengan jauh lebih banyak. Hal ini disebabkan oleh penggunaan api yang tidak begitu besar akan membuat proses penggorengan lebih lama dan akhirnya membuat proses pembentukan pori-pori pada makanan menjadi lebih banyak. Hal ini berarti, penggunaan api dengan suhu tinggi bisa membuat proses penyerapan minyak pada gorengan tidak begitu banyak.

Meskipun kita sudah berusaha untuk meminimalisir proses penyerapan minyak dalam gorengan saat memasaknya, tetap saja di dalam gorengan memiliki kandungan minyak dan lemak yang cukup tinggi. Melihat fakta ini, ada baiknya memang kita tidak lagi mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak atau terlalu sering demi menjaga kesehatan.

Nah untuk itu kita harus menggunakan minyak goreng yang aman dan sehat. Minyak goreng yang sehat adalah, seperti minyak kelapa, minyak zaitun, dan minyak alpukat.[]


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.