, Wahai Para Istri, Jangan Lakukan Ini Pada Suami
Unik, Informatif , Inspiratif

Wahai Para Istri, Jangan Lakukan Ini Pada Suami

0
, Wahai Para Istri, Jangan Lakukan Ini Pada Suami
Foto: Daily Worth

INSPIRADATA. Pernikahan menjadi salah satu siklus manusia dalam menjalani kehidupan. Ia keniscayaan bagi mereka yang mengharapkan ridhanya, guna meretas jejak menuju surga dengan menggenapkan setengah dien.

Namun, menjalani biduk rumah tangga bukanlah perkara mudah. Dua insan berbeda dengan latar belakang serta sifat yang berbeda yang kemudian disatukan dalam satu ikatan, tak melulu selaras sejalan.

Terkadang darinya lahir percikan-percikan api perseteruan yang jika tak diantisipasi, akan membesar dan membakar keduanya. Sebagai seorang istri, memahami suami adalah suatu keharusan. Apalagi ketika ia sesuai dengan titah agama.

Lalu, apa saja hal yang sebaiknya tidak dilakukan istri pada suaminya? Berikut ulasannya sebagaimana kami sitat dari laman Ummi:

1. Menentang perintah suami

Setiap istri wajib taat dan patuh pada perintah suami, selama itu tidak melanggar syariat agama. Menentang suami berarti mengharap dosa dari Allah subhanahu wa ta’ala, karena ridha seorang istri ada pada suaminya.

Jadi, selama perintah suami masih dalam batas wajar, tidak ada salahnya jika kita mematuhi perintah tersebut sebagai bentuk ketaatan pada suami kita.

2. Menyebarkan aib suami

Tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini, termasuk suami kita. Apalagi jika membicarakan suami kita yang pada dasarnya hanya manusia biasa di muka bumi ini. Pasti ada polah tingkah lakunya yang tak sempurna bukan?

Nah, jangan sampai karena ego kita sebagai wanita yang gemar bercakap-cakap, kemudian menjerumuskan kita dengan mengumbar kekurangan suami di depan publik. Hindari dan kurangi hal-hal seperti mengobrolkan kegiatan rumah tangga kita bersama rekan-rekan kerja dan atau tetangga.

3. Tidak mau menemani suami tidur

Suami nyebelin, gak peka, gak paham dengan keinginan kita. Pasti hal-hal tersebut pernah terjadi dalam kehidupan rumah tangga kita. Namun hal-hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk meninggalkan suami tidur seorang diri.

Dalam sebuah hadits disebutkan, dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw. bersabda: ” … Bila seorang istri semalaman tidur terpisah dari ranjang suaminya, maka malaikat melaknatnya sampai Shubuh.”

Mungkin terlihat sepele bagi kita pada awalnya, toh masih satu rumah kan? tidur terpisah satu dua malam rasanya tidak jadi masalah. Hei, jika malaikat sampai melaknat kita sejauh itu, masih bisa dianggap sepelekah perbuatan kita ini?

4. Menuntut belanja berlebih sehingga memberatkan suami

Apakah Anda pernah mendengar kabar berita tentang istri koruptor yang hobi belanja barang mahal? Duh, bisa jadi ini karena mereka menuntut uang belanja diluar batas kemampuan suami mereka.

Nah jangan sampai kita melakukan hal ini, ya. Percayalah, keburukannya akan lebih banyak. Suami menjadi lebih terbebani dengan keinginan kita yang macam-macam.

5. Merusak agama suami

Secinta apa pun kita pada suami, jangan sampai melarangnya untuk melakukan ibadah atau menambah pengetahuan agamanya dengan dalih ditinggal. Atau bahkan menganjurkan suami melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan agama.

6. Menomorduakan suami

Ketika seorang wanita menikah, surganya berpindah dari orangtuanya ke suaminya, maka hanya dengan ridha suaminyalah seorang istri bisa mendapat keridhaan Allah dan surgaNya.

Dari Al Hushain bin Mihshan bahwa bibinya pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam untuk suatu keperluan. Setelah urusannya selesai, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pun bertanya kepadanya: “Apakah kamu mempunyai suami?” ia menjawab, “Ya.” Beliau bertanya lagi: “Bagaimana engkau baginya?” ia menjawab, “Saya tidak pernah mengabaikannya, kecuali terhadap sesuatu yang memang aku tidak sanggup.” Beliau bersabda: “Perhatikanlah, akan posisimu terhadapnya. Sesungguhnya suamimu adalah yang menentukan surga dan nerakamu (dengan keridhaannya terhadapmu atau ketidak sukaannya terhadapmu.pent). HR. Ahmad 31/341 no.19003. Dishahihkan oleh al-Albani di Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah 6/220 no.2612

7. Keluar rumah tanpa seizin suami

Tanggung jawab seorang perempuan setelah menikah ada di tangan suaminya. Jadi selangkah saja seorang perempuan keluar dari rumahnya, itu membutuhkan persetujuan suaminya.

Jangan salah, sekalipun jarak yang kita tempuh pendek, bisa jadi suami tidak ridho dengan perjalanan kita. Wallahu ‘alam. []


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.