wanita rentan selingkuh
Foto: Al Bawaba

Wanita Melepas Hijab, Mungkin Ini Penyebabnya

Masyarakat muslim memiliki cara sendiri dalam memandang hidup. Gaya hidup masyarakat muslim di seluruh dunia tidak jauh berbeda. Hal ini terjadi karena masyarakat muslim telah memiliki tuntunan untuk membentuk gaya hidupnya. Tentunya bersumber pada Al-Qur’an dan Al-Hadist.

Berbicara gaya hidup, wanita muslimah pun mempunyainya, salah satunya adalah menutup aurat mereka demi menjaga diri sendiri.

Seiring dari banyaknya muslimah yang berhijrah dan memutuskan untuk berhijab. Terdapat juga wanita yang malah memutuskan untuk melepas hijabnya. Keputusan tersebut tentunya dipengaruhi oleh faktor atau alasan tertentu.

Terdapat banyak alasan wanita melepas hijab. Berikut ini beberapa alasan favorit mereka:

1.  Gaya Hidup

Dikutip dari diaryhijaber.com, terdapat sebuah buku psikologi dengan judul ‘Psychology of Fashion : Fenomena Perempuan (Melepas) Jilbab’, membahas mengenai beberapa alasan wanita melepas hijabnya. Dalam penelitian yang akhirnya dibukukan ini, ditemukan berbagai macam alasan wanita melepas jilbab, salah satunya adalah karena perubahan gaya hidup yang mereka jalani. Beberapa wanita dalam penelitian menggunakan hijab karena termotivasi oleh teman laki-lakinya. Beberapa lagi karena takut akan siksa neraka yang begitu menyeramkan. Beberapa melepas hijab karena gaya hidupnya yang mendorong untuk aktif dalam organisasi masyarakat. Dimana ia sering kali diterjang oleh pemikiran dari luar yang tentunya melenceng dari agama.

2.  “Penghalang” karir

Melepas hijab dapat disebabkan karena takut karirnya tertutup. Padahal dalam sebuah hadist, diterangkan bahwa:

Setiap umat memiliki ujian. Dan ujian terbesar bagi umatku adalah harta,(HR. Ahmad, Tirmidzi, dan dishahihkan al-Albani).

Jika kita melepas hijab karena takut kehilangan rejeki, berarti kita tidak percaya bahwa Allah Maha Pemberi. InsyaAllah, rejeki kita sudah digariskan, tentunya dengan usaha keras kita tidak akan kehilangan rejeki yang seharusnya menjadi milik kita.

3.   Budaya Cepat Bosan

Gaya hidup lebih cenderung dengan kesenangan dan kepuasaan, ketika mengikuti perkembangan zaman bukan? Perkembangan zaman yang merupakan wadah bagi para kreatif yang terus berkreasi dan berinovasi. Membuat konsumen panen benda modern untuk senjata aktualisasi diri. Khususnya di Indonesia, dimana budaya konsumtif sangatlah lekat. Selain itu, masyarakat Indonesia dapat dijuluki sebagai masyarakat yang mabuk teknologi, sehingga dapat menimbulkan sikap ‘latah musiman’.  Sebagai contoh, dengan adanya social media, netizen Indonesia kerap mem-blow up fenomena yang sedang naik daun. Uniknya fenomena tersebut cepat berganti, dimana yang menggantinya tidak lain adalah netizen itu sendiri. Dengan kata lain, netizen memiliki sikap yang cepat bosan.

Tidak terkecuali siapapun, masyarakat muslim di Indonesia pun mengalami hal yang sama. Seperti halnya menggunakan hijab hanya sekedar ingin dinilai cantik dan dewasa oleh orang lain. Faktanya, ajaran Islam menuntun para wanita untuk menggunakan hijab untuk menutupi dirinya dari fitnah. Termasuk hanya di pandang outlook-nya saja oleh orang lain. Jika sudah bosan pakai hijab, maka dengan segera melepaskannya. Bisa juga, setelah musim Ramadhan usai, kita biarkan hijab kita menumpuk di lemari.

Beberapa fenomena di atas ialah fakta. Jangan sampai karena terdorong oleh pergeseran gaya hidup yang kita jalani, kita terjerumus oleh fakta untuk melepas hijab, hanya . Mantabkan niat untuk menggunakan hijab. Ketika sudah menggunakan hijab, maka pakailah terus sesuai anjuran agama Islam. []


Artikel Terkait :

About Fajar Zulfikar

Check Also

Terlanjur Haid, Shalat Belum Dikerjakan, Apakah Harus Mengganti?

Sebaliknya dalam mazhab Asy-Syafi'iyah, kewajiban shalatnya tidak gugur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *