Unik, Informatif , Inspiratif

Wanita Menstruasi, Apakah Boleh Membaca dan Menyentuh Mushaf Al-Qur’an?

0

Mushaf  al-Qur’ān adalah berbagai lembaran yang memuat catatan tentang ayat-ayat al-Qur’ān yang masih terpisah-pisah dan tidak dijilid atau dibukukan dalam satu buku khusus.

Jadi mushaf adalah kumpulan wahyu al-Qur’an dalam bentuk catatan tertulis. Dalam konteks ini, jika al-Qur’an bersifat terbuka maka mushaf merupakan wahyu tercatat yang sudah tertutup.

Apakah Boleh wanita yang sedang menstruasi membaca dan menyentuh mushaf Al-Qur’an?

“Dibolehkan bagi wanita haidh dan nifas membaca Al-Quran melalui hafalan. Karena masa haidh itu panjang, mengqiyaskannya dengan junub tidak tepat. Karena itu, tidak mengapa seorang pelajar wanita membaca Al-Quran, demikian pula halnya dengan guru perempuan saat ujian, boleh membacanya dengan cara hafalan, bukan lewat mushaf. Adapun jika mereka butuh membaca Al-Quran dari mushaf, tidak mengapa dengan syarat menyentuhnya dengan penghalang.” (Majmu Fatawa Bin Baz, 6/360)

Syekh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata, “Dibolehkan bagi wanita haidh membaca Al-Quran dari tafsir atau selain tafsir, jika dia khawatir lupa apa yang dia hafal. Jika membacanya dari kitab tafsir, maka tidak disyaratkan bersuci. Jika tidak dari tafsir, yaitu langsung dari mushaf, maka dia harus menggunakan penghalang, baik dengan tissue, sarung tangan atau semacamnya. Karena wanita haid, begitu juga siapa saja yang tidak bersuci, tidak boleh menyentuh mushaf.” (Fatawa Nurun Alad-Darb, Ibnu Utsaimin, 27/123). ()


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.