Foto: The Daily Observer

Pasca Masjid Diserang, Warga Kanada Tunjukkan Solidaritas untuk Muslim

Foto: The Daily Observer

INSPIRADATA. Warga Deep River bersatu untuk mengecam penyerangan di sebuah masjid di Kota Quebec, Kanada yang menewaskan enam orang Muslim. Bukan hanya untuk masjid di Quebec tetapi juga untuk semua umat muslim di AS. Demikian dilansir oleh The Daily Observer, Senin (13/2/2017).

Lebih dari 300 penduduk kota Deep River, yang terdiri dari berbagai macam agama, etnis dan aliansi politik, menunjukan solidaritasnya dengan mendukung komunitas muslim setempat. Mereka mengadakan aksi solidaritas di tengah badai salju.

Menurut peserta aksi, tindakan kekerasan tidak dapat ditoleransi dan tidak akan menghalangi Kanada dari membina masyarakat yang inklusif dan kohesif. Mereka membawa poster yang bertuliskan ‘Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.’

Peserta aksi melakukan pawai dari balai kota menuju Islamic Centre Ottawa Valley. Dalam pidato singkatnya, pemimpn aksi, Alison Hopley McIvor mengatakan, pawai ini merupakan respon terhadap serangan dan teror yang terjadi di masjid. Selain itu, aksi ini juga bentuk penolakan terhadap perintah eksekutif Donald Trump yang melarang masuknya muslim dari tujuh negara mayoritas muslim.

“Kami ingin memberikan komunitas kami kesempatan untuk mengirim pesan perdamaian dan cinta. Dan kehadiran kami disini adalah bukti ikatan yang kuat antara saudara-saudara Muslim,” ujar McIvor.

Mahmoud Karam mengatakan, dukungan tersebut merupakan harapan bagi komunitas muslim. Dengan adanya aksi ini, semua warga negara dapat belajar dari satu sama lain dan terus memberikan dukungan.

“Mari kita menegaskan kembali komitmen kita untuk hidup bersama dalam damai dan meninggalkan semua orang yang mencoba untuk memecah belah kita melalui kebencian dan kekerasan. Aksi ini benar-benar menyentuh hati kami sebagai komunitas muslim,” katanya. []

Redaktur: Eppi Permana Sari 


Artikel Terkait :

About Saefullah DS

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *