hewan beracun, Waspada, 5 Hewan Kecil Ini Bisa Merenggut Nyawa Manusia
Unik, Informatif , Inspiratif

Waspada, 5 Hewan Kecil Ini Bisa Merenggut Nyawa Manusia

0

BINATANG memiliki insting untuk mempertahankan dari serangan predator. Untuk itu beberapa dari mereka biasanya sudah dilengkapi dengan ‘senjata’ yang bisa melumpuhkan musuhnya, tak terkecuali manusia yang bisa membunuh hewan apa pun dengan akal dan kecerdasannya.

Nah, berikut ini lima binatang yang memiliki tubuh kecil namun sangat mematikan:

Siput kerucut

Ditemukan di perairan hangat di daerah tropis. Makhluk-makhluk indah ini, yang langsung dapat dikenali dari cangkang marmer berwarna coklat dan putih yang sangat berharga, dapat ditemukan di kedalaman dangkal yang lebih dekat ke pantai, dekat terumbu karang dan formasi batuan, dan di bawah beting berpasir.

Tetapi jangan sekali-sekali berani menyentuh gastropoda yang panjangnya 4-6 inci ini. Gigi mereka yang tersembunyi dan mirip tombak mengandung racun kompleks yang dikenal sebagai conotoxin, menjadikannya salah satu spesies siput yang paling berbisa.

Jika Anda mengalami nasib sial menjadi salah satu dari segelintir orang yang pernah tersengat, segera menuju ke ruang gawat darurat. Racun siput ini menghentikan sel-sel saraf untuk berkomunikasi satu sama lain.

Jadi, makhluk ini tidak hanya menyebabkan kelumpuhan dalam beberapa saat, tetapi, sesuai dengan julukannya “siput rokok,” Anda hanya cukup waktu untuk mengisap sebatang rokok sebelum Anda mati.

Makhluk ini dapat ditemukan di Karibia, Hawaii, dan Indonesia.

Katak Panah Emas

Suku asli di Amerika Selatan sering menggunakan racun dari katak emas ini di ujung anak panah untuk berburu atau sebagai senjata dalam perang antar suku.

Katak Panah Emas beracun ini menghuni sejumlah kecil hutan hujan di sepanjang pantai Pasifik Kolombia dan tumbuh sekitar dua inci panjangnya (kira-kira seukuran penjepit kertas).

Racunnya, yang disebut batrachotoxin, sangat kuat, sehingga hanya dibutuhkan satu katak untuk membunuh sepuluh pria dewasa, dengan hanya dua mikrogram racun.

Yang membuat amfibi ini sangat berbahaya adalah kelenjar racunnya terletak di bawah kulitnya, yang berarti sentuhan belaka akan menyebabkan masalah. Tidak heran orang-orang asli Embera di pedalaman Amerika Selatan telah mengambil racun katak ini untuk ujung panah mereka yang digunakan untuk berburu selama berabad-abad.

Sayangnya, penggundulan hutan telah membuat katak ini masuk dalam daftar yang terancam punah. Tetapi walau terancam punah jika Anda melihat hewan langka ini saat hiking, jangan sesekali menyentuhnya.

Hewan ini ditemukan di Amerika Selatan bagian utara.

Lalat Tsetse

Sering dianggap sebagai lalat paling berbahaya di dunia. Ukuran lalat ini sebenarnya sangat kecil, antara 8 hingga 17 mm atau sekitar ukuran yang sama dengan lalat rumah biasa. Lalat ini umumnya ditemukan di Afrika Sub-Sahara.

Teror mereka yang sebenarnya terletak pada parasit protozoa yang mereka sebar yang dikenal sebagai Trypanosomes. Patogen mikroskopis ini adalah agen penyebab African Sleeping Sickness, penyakit yang ditandai oleh gejala neurologis dan meningoensefalit termasuk perubahan perilaku, koordinasi yang buruk, serta gangguan dalam siklus tidur.

Penyakit ini dapat menyebabkan kematian jika tidak dirawat. Tidak ada vaksin atau obat-obatan yang tersedia untuk mencegah infeksi akibat parasit protozoa trypanosomes yang disebar oleh lalat ini.

Metode perlindungan menghindari lalat ini adalah mengenakan pakaian berwarna netral (lalat tsetse tertarik dengan warna-warna cerah dan gelap, terutama biru), menghindari semak-semak di siang hari dan menggunakan peralatan yang dirawat dengan permethrin di daerah yang lebih terpencil.

Lalat ini banyak ditemukan di Afrika terutama di Sudan, Republik Demokratik Kongo, dan Angola.

Nyamuk

Panjang tubuhnya mungkin hanya beberapa milimeter. Tapi serangga yang satu ini menjadi musuh besar manusia di mana pun ia berada. Selain kecil, nyamuk juga bisa membawa penyakit yang mematikan seperti DBD dan malaria. Itu sebabnya makhluk ini ada di peringkat kedua sebagai makhluk paling berbahaya di dunia karena banyaknya kematian setiap tahun yang disebabkan oleh nyamuk.

Ada lebih dari 3.000 jenis spesies nyamuk di seluruh dunia. Serangga yang menjengkelkan, terutama yang berasal dari genera Aedes, Anopheles, dan Culex, adalah vektor utama penyakit seperti malaria, Chikungunya, ensefalitis, kaki gajah, demam kuning, demam berdarah, virus West Nile, dan virus Zika. Secara kolektif diperkirakan ada sekitar 700 juta orang kena penyakit akibat gigitan nyamuk dan membunuh sekitar 725.000 orang setiap tahun.

Nyamuk bisa ditemukan di seluruh dunia kecuali di Antartika.

Ubur-ubur kotak

Ini adalah jenis ubur-ubur yang paling mematikan di dunia dan salah satu makhluk paling mematikan di planet ini. Masing-masing secara teoritis bisa membunuh hingga 60 orang.

Rasa sakit dari sengatan ubur-ubur kotak ini sendiri sangat intens dan dapat menyebabkan kematian bahkah ajaib jika Anda bertahan dari sengatan salah satu ubur-ubur ini, Anda akan berada dalam rumah sakit selama berminggu-minggu setelah terkena sengatan tersebut.

Makhluk ini ditemukan di hampir semua pantai di dunia, terutama di lepas pantai utara Australia. []

SUMBER: TAGAR


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.