Unik, Informatif , Inspiratif

Waspada, 5 Penyebab Leukimia Ini Ternyata Dekat dengan Keseharian Kita

0

Hingga kini, leukimia masih menjadi salah satu momok penyakit yang menyeramkan sekaligus mimpi buruk hampir bagi setiap orang. Pasalnya, Leukimia tergolong penyakit yang dapat menggerogoti imunitas atau daya tahan tubuh seseorang dengan cepat.

Baru-baru ini anak dari penyanyi Denada didiagnosis oleh dokter mengidap leukimia.

Sang buah hati bernama Shakira tersebut masih berusia 5 tahun dan kini terbaring di Rumah Sakit di Singapura sejak 1,5 bulan belakangan.

BACA JUGA: Inilah Mitos Tentang Kanker Darah Leukimia yang Harus Anda ketahui

Seperti diketahui, leukimia adalah kanker yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang, atau dikenal juga dengan kanker darah.

Leukimia memengaruhi produksi dan fungsi leukosit atau sel darah putih dalam melawan infeksi karena DNA darah mengalami kerusakan.

Kondisi tidak normal tadi menyebabkan sumsum tulang belakang memroduksi sel darah putih secara berlebihan.

Hal ini mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang dan mengurangi jumlah sel darah yang sehat.

Lantas, apa sebenarnya penyebab dari penyakit mematikan ini?

Sebenarnya, penyebab leukimia sudah banyak dibahas di berbagai sumber.

Mulai dari buku, jurnal, bahkan di internet pun banyak “berserakan”.

Meski begitu, masih banyak orang yang tidak tahu penyebab leukimia pada dasarnya cukup dekat dengan kehidupan kita sehari-hari.

Tentu hal ini tidak bisa dipandang sebelah mata mengingat efek dari leukimia cukup mengerikan.

Penyebab Leukimia

Adapun penyebab leukimia secara umum sebenarnya belum diketahui secara pasti.

Namun, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab leukimia, mulai dari kelainan kromosom, paparan polusi, paparan radiasi, merokok, obesitas, dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, penyebab leukimia bisa berasal dari faktor eksternal dan internal tubuh. Faktor penyebab Leukimia secara eksternal adalah termasuk paparan radiasi, polusi, zat kimia tertentu yang berbahaya.

1. Paparan radiasi

Sebuah penelitian menemukan bahwa radiasi dalam jumlah rendah tetap bisa meningkatkan risiko seseorang terkena leukimia.

Itulah sebabnya wanita yang sedang hamil sangat tidak disarankan untuk melakukan rontgen atau pemeriksaan sinar X.

Hal ini untuk menjaga agar risiko si jabang bayi terkena leukimia bisa ditekan.

2. Unsur kimia radon

Anda juga harus waspada dengan Radon. Unsur kimia dengan sifat radioaktif yang berwujud gas tidak berwarna serta tidak berbau ini, ternyata secara alami bisa ditemukan di lingkungan sekitar dan masuk ke dalam rumah.

Apabila terhirup, partikel alpha yang dipancarkan radon berpotensi menyebabkan kanker leukimia.

Salah satu sumber produksi Radon datang dari proses pemecahan alami dari uranium.

Proses ini bisa terdapat dari bebatuan volkanik dan dari tanah.

Namun, dalam beberapa kasus, air sumur pun ada yang mengandung Radon.

Jadi, selalu pastikan ventilasi rumah Anda memadai dan udara bisa mengalir dengan baik, karena Radon yang lebih berat dari udara biasanya akan mengendap dekat dengan lantai.

Cek juga sumber air di rumah Anda.

3. Benzena

Selain dalam bensin, senyawa kimia organik yang dikenal dengan nama benzena atau benzol ini juga banyak digunakan dalam produksi obat, plastik, bensin, karet buatan, tinta printer, serta pewarna rambut.

Padahal, benzena ini ternyata bersifat karsinogenik atau bisa menyebabkan kanker!

Anda juga bisa terpapar benzena dalam kadar tinggi bila merokok atau menggunakan shisha dengan tambahan tembakau.

Semakin sering dan semakin banyak Anda terpapar benzena, risiko Anda terkena kanker leukimia juga akan semakin tinggi.

4. Obesitas

Masih belum mulai menjalankan pola makan sehat dan olahraga teratur? Ayo segera bulatkan niat, karena orang yang mengalami obesitas atau berat badan berlebih memiliki risiko terkena kanker leukimia yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang berat badannya normal.

Meski belum ada praktik yang benar-benar terbukti bisa mencegah leukimia, para dokter dan peneliti merekomendasikan Anda untuk berhenti merokok, menjalankan gaya hidup sehat, menghindari radiasi, menghindari paparan terhadap bahan kimia (termasuk lem, produk pembersih rumah, detergen, serta cat lukis), serta melakukan pemeriksaan darah secara rutin.

5. Rokok dan kopi

Lagi-lagi rokok menjadi penyebab penyakit mematikan.

Sebuah studi pada tahun 2009 menunjukkan bahwa risiko terkena leukimia bukan hanya bagi orang dewasa yang merokok, tetapi juga anak dengan orang tua perokok, termasuk bila orang tua sudah merokok sebelum masa kehamilan.

Ini dikarenakan karsinogen yang ada dalam rokok diserap oleh paru-paru dan dialirkan melalui pembuluh darah.

BACA JUGA:  Perhatikan Makanan, Ini Bukti Soal Hubungannya dengan Kanker

Sedangkan data dari studi French ESCALE tahun 2013 memperlihatkan hasil bahwa meminum lebih dari 2 cangkir kopi setiap hari selama masa kehamilan bisa sedikit meningkatkan risiko bayi terkena leukimia. []

Sumber: Merdeka.com


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Kamu Sedang Offline