Unik, Informatif , Inspiratif

WEDEW, Mata Air dari Udara Solusi Kekeringan di Dunia

0

Tragedi kekeringan kian menjadi di berbagai belahan dunia. Hal tersebut menjadikan para pemikir (ilmuwan) untuk berinovasi dan mengenyahkan sedikit demi sedikit dampak negatif dari kekeringan.

Buah dari pemikiran tersebut menjadi produk yang memiliki daya guna serta solusi. Lahirlah teknologi. “Mata air buatan”, menghasilkan air dari udara.

BACA JUGA: Tidak Diberi Hujan, Ini Foto-foto Kekeringan di Israel

Dengan teknologi tersebut, tim ilmuwan itu juga berhasil memenangkan kompetisi Water Abundance XPrice. Kompetisi ini bertujuan untuk menciptakan alat yang dapat menghasilkan air bersih yang cukup untuk 100 orang dalam satu hari.

Teknologi WEDEW di Kenya

Perangkat ini ditempatkan di dalam kotak kontainer dan dapat menghasilkan air bersih kapan dan dimana saja. Percobaan pertama telah dilakukan, Teknologi WEDEW dan perangkat pelengkapnya diletakkan di atap gedung apartemen di daerah Nairobi, Kenya.

Daerah itu terkenal sebagai zona bencana setelah terkena Badai Manila. Nairobi merupakan desa terpencil di Zimbabwe dan terkenal dengan cuaca yang kering.

Desainer dari teknologi WEDEW itu berasal dari Skywater Alliance dan berhasil menyabet hadiah sebesar 1,5 juta dolar AS atau Rp 22,3 miliar dalam kompetisi Water Abundance Xprize.

Dikutip dari Fast Company, kompetisi ini diluncurkan pada tahun 2016 dan meminta desainer atau ilmuwan untuk membangun perangkat khusus.

BACA JUGA: 5 Fobia Manusia dengan Teknologi

Perangkat harus bisa mengekstrak setidaknya dua ribu liter air per hari dari atmosfer menggunakan energi bersih dengan biaya tidak lebih dari 2 sen per satu liter.

Teknologi WEDEW merupakan singkatan dari Wood-to-Energy Deployed Water. Teknologi ini didesain dengan menggabungkan dua sistem yang ada. Salah satu perangkat yang digunakan adalah Skywater, kotak besar yang meniru cara terbentuknya awan. []

SUMBER: HITEKNO | FAST COMPANY


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.