Teror di Stockholm
Foto: Teror di Stockholm (merdeka)

WNI Sempat Terperangkap Saat Teror di Stockholm

Teror di Stockholm
Foto: Teror di Stockholm (merdeka)

INSPIRADATA. Aksi teror yang terjadi di kawasan Drottninsggatan, Stockholm pada Jum’at 7 april 2017, kemarin. Sempat membuat panik Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang berkunjung di pusat kota Stockholm, Swedia.

Beberapa WNI adalah wisatawan yang baru dua hari di Swedia, yaitu Narliswandi Piliang (52 tahun), Santi Sandra (38), Surati Suryadi (44 ), Justin Ariel Tan (18), Michael Martin (23), Steve Darmudi (23), Adnan Latuperissa (33 ), Reh Ulina (61 ) dan Steve Winata (21) mahasiswa S2 yang sedang menyelesaikan studi di Sheffield, Inggris untuk sementara ditampung di KBRI sampai suasana aman.

“Ada suara ledakan dan kami diminta untuk menjauhi lokasi,” kata Steve Winata. seperti disitat dari Republika, Sabtu (8/4/2017).

Petugas kepolisian dan aparat keamanan lainnya mensterilkan tempat sampai sejauh 1,5 Km dari lokasi. KBRI Stockholm pascakejadian mengeluarkan peringatan kepada para WNI yang berada di Stockholm dan Swedia pada umumnya untuk berhati-hati dan menghindari pusat perkotaan, serta mewaspadai keadaan sekitar dan selalu memantau perkembangan.

“Saya sangat khawatir dengan kejadian ini, karena dikhawatirkan akan terjadi kasus yang serupa dikemudian hari,” kata Dubes Ri di Swedia, Dubes Bagas Hapsoro.

Selain itu dia pun mengatakan KBRI Stockholm sedang memantau apakah ada WNI yang menjadi korban dari aksi serangan
tersebut. Namun hingga saat laporan ini belum dapat diperoleh informasi apa pun mengenai data korban, baik dari kepolisian, Kementerian Luar Negeri Swedia dan rumah sakit setempat.

Setelah kejadian teror tersebut, suasana kota Stockholm menjadi lebih senyap karena pusat-pusat keramaian ditutup dan pegawai di perkantoran diimbau pulang ke rumah masing-masing. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tinggal di rumah.

BACA JUGA: 

WNI di London, Tidak Ada yang Jadi Korban Teror

Kepolisian langsung menutup jalan di sekitar tempat kejadian, dan penjagaan diperketat terutama untuk keluar masuk kota Stockholm. Kendaraan umum tidak beroperasi untuk sementara pasca kejadian teror.

Belum terdapat klaim dari pihak mana pun yang melakukan serangan aksi teroris tersebut. Salah satu pelaku penembakan yang berhasil ditangkap adalah seorang pria berusia sekitar 25-30 tahun, namun belum terdapat informasi lebih lanjut lagi mengenai pelaku teror lainnya. []


Artikel Terkait :

About Nabila Maharani

Check Also

Entah Apa yang Merasuki Pria Ini, 2 Bulan Tinggal di Tong Setinggi 25 Meter

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh dirinya sendiri pada 1997. Ketika itu, dia tinggal di dalam tong selama 54 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *