Unik, Informatif , Inspiratif

Yudi, Warga yang Lari Sejauh 2 Kilometer untuk Selamatkan Diri dari Tsunami Selat Sunda

0

BANTEN—Yudi, warga Lantera Desa Cigodang Kecamatan Labuan, Pandeglang yang selamat dari terjangan air pasang tsunami mengaku berlari sejauh 2 kilometer untuk menyelamatkan diri.

Yudi menceritakan, awalnya peristiwa gelombang pasang terjadi pukul 21.20 WIB dan saat itu dirinya tengah duduk di halaman rumah yang jaraknya ke pantai 200 meter.

BACA JUGA: Hingga Saat Ini, Korban Meninggal Tsunami Selat Sunda Capai 186 Orang

Namun, tiba-tiba air laut menerjang permukiman masyarakat hingga kendaraan terseret dan ratusan rumah roboh.

“Kami tidak terbayangkan jika tengah tidur, karena gelombang pasang itu cukup tinggi hingga lima meter,” ungkapnya.

Ketinggian air laut sangat menakutkan karena arusnya cukup kuat, sehingga langsung menyelamatkan dengan berlarian ke perbukitan. Saat ini, kata dia, dirinya mengungsi di masjid bersama istri dan dua anak.

“Kita bersama keluarga mengungsi ke masjid jami Al Mukmin,” ujar Yudi, pada Ahad (23/12/2018).

Setelah insiden tersebut, ia mengaku bingung melihat rumahnya roboh akibat diterjang gelombang pasang, Namun, ia bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat setelah berlarian ke perbukitan yang jaraknya mencapai dua kilometer.

BACA JUGA: BNPB: Tsunami Selat Sunda Langka

Sebelumnya, telah terjadi tsunami di pantai tanjung lesung, pandeglang banten pada Sabtu malam (22/12/2018) kemarin. Jumlah korban dan kerusakan akibat tsunami terus bertambah, data sementara yang dihimpun posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Minggu (23/12/2018) pukul 16.00 WIB, tercatat 222 orang meninggal dunia. []

SUMBER: MERDEKA


Artikel Terkait :

Leave A Reply

Your email address will not be published.