Unik, Informatif , Inspiratif

Yusril Nilai Prabowo Ingin Menang Sendiri

0 329

Calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto dinilai hanya memikirkan pencalonannya sebagai presiden dan Partai Gerindra di Pemilu 2019. Hal itu terlihat dari pengakuan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra yang menyebut tak adanya respons dari Prabowo atas draf kesepakatan koalisi.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga, membaca dua hal.

Pertama, ada kekecewaan dari Yusril selaku Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) terhadap sikap abai Prabowo atas draf kesepakatan, yang diistilahkan Yusril sebagai draf aliansi.

BACA JUGA: Kenapa Yusril Jadi Pengacara Jokowi-Ma’ruf?

Kedua, Yusril melihat ini sama saja Prabowo tidak bertanggung jawab terhadap partai koalisinya. Prabowo ingin hanya partainya yang leading, terbukti sekarang Gerindra memimpin.

Sebagai calon presiden dan pemimpin koalisi, Prabowo disarankan mengundang ketua-ketua partai dan mendiskusikan format koalisi. Dengan demikian, mereka menemukan format koalisi yang disepakati semua partai.

Menurutnya, jika partai koalisi hanya diajak mendukung Prabowo-Sandi tanpa format yang jelas, yang diuntungkan hanya Partai Gerindra. Itu disebabkan di waktu yang sama para caleg akan bertempur antarmereka untuk memperoleh kemenangan.

BACA JUGA: Jadi Pengacara Calon No. 01, Yusril: Tawaran Sudah Sejak Lama

“Nanti Prabowo-Sandi menang pilpres, tetapi dalam pileg yang sangat diuntungkan hanya Gerindra. Sementara partai anggota koalisi yang lain babak belur,” jelas Yusril.

Gerindra menghormati keputusan Yusril bergabung dengan kubu Jokowi. Menurut Muzani, Yusril tak perlu mencari-cari alasan PBB enggan mendukung pasangan Prabowo-Sandi dengan menyebut ada draf aliansi yang tak direspons Prabowo. []

SUMBER: MECOM.ID

 

Artikel Terkait :

loading...

Kamu Sedang Offline